[Utilization of Ramapil corn thresher in supporting composite corn flour small scale industry in the dry land villages]
1994
Tastra, I.K. (Balai Penelitian Tanaman Pangan, Malang (Indonesia))
الأندونيسية. Meningkatkan nilai tambah komoditas tanaman pangan di daerah pedesaan lahan kering, dapat ditempuh dengan upaya diversifikasi pengolahan hasil seperti pengembangan industri kecil tepung jagung komposit (campuran tepung jagung dan kacang-kacangan) skala rumah tangga. Langkah ini dinilai sangat strategis oleh karena kekurangan nilai gizi/nutrisi pada masing-masing komoditas dapat disempurnakan. Selain itu, tersedianya tepung jagung komposit akan dapat membuka peluang berkembangnya pengolahan hasil di daerah pedesaan sehingga dapat memperkaya hasil-hasil olahan pangan yang sudah ada. Untuk mengembangkan industri kecil tepung jagung komposit diperlukan dukungan teknologi tepat guna agar kesinambungan proses produksi dapat dijamin. Salah satu komponen teknologi tepat guna yang mendesak disediakan adalah alat pemipil jagung yang dapat meningkatkan mutu jagung pipilan dan produktivitas kerja petani, mengingat daerah pedesaan lahan kering umumnya mempunyai akses kecil terhadap teknologi pemipilan yang lebih maju (mesin pemipil). Sehubungan dengan hal tersebut, Balittan Malang telah merakit alat pemipil jagung sederhana tipe silinder yang diberi nama RAMAPIL. RAMAPIL telah dapat diproduksi oleh bengkel kecil di pedesaan meskipun masih perlu disempurnakan. Hasil percobaan di daerah pedesaan lahan kering Malang Selatan, Jawa Timur menunjukkan bahwa kapasitas efektif pemipilan dapat mencapai 175 kg/jam/orang dengan tingkat efisiensi 98,6 persen dan kerusakan biji 0,2 persen pada tingkat kadar air biji 13 persen basis basah. Hasil analisis finansial menunjukkan bahwa pada tingkat upah pemipilan jagung Rp10,00/kg; jam kerja efektif 720/tahun, upah seorang operator Rp 3.500,00/hari dan harga alat Rp 250.000,00; diperoleh Biaya pokok alat = Rp 3,20/kg; Titk impas = 9,3 ton jagung pipilan/tahun, Waktu pengembalian modal = 0,3 tahun, Nilai keuntungan sekarang Rp 2,6 juta; Nisbah keuntungan dengan biaya = 2,6 dan tingkat pengembalian modal 410 persen
اظهر المزيد [+] اقل [-]