Effects of legume-green manures on a productivity of degraded soil
1992
Purnomo, J. | Mulyadi | Amien, I. | Suwardjo, H. (Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat, Bogor (Indonesia))
إنجليزي. Maintaining soil organic matter is one of the ways in maintaining acid soil productivity. Effects of legumes in improving soil physical and chemical characteristics as well as the subsequent soybean and corn yields were studied on a degraded soil of Kuamang Kuning, Jambi. First 4 legumes (Mungbean, cowpea, Mucuna and komak) were planted on limed and unlimed plots. After harvest plots were planted with soybean and corn both with full tillage and minimum tillage. Top biomass of Mucuna sp. and cowpea were far higher than komak and mungbean. Mucuna sp. and cowpea produced the highest top biomass in relatively short period and grew well on acid soil and probably have drought tolerance traid. Mucuna has improved the soil physical properties by reducing the soil strength to less than 15 kg F/square cm within 10 cm of the soil surface. The soybean and corn yielded highest in the previously Mucuna planted plots. Mucuna and cowpea legumes are good choices as source of green manure in improving the productivity of acid soils. These legume can be planted after harvesting upland rice other secondary crops before restarting the common cropping pattern
اظهر المزيد [+] اقل [-]الأندونيسية. Salah satu untuk mempertahankan produktivitas tanah masam adalah dengan mempertahankan kadar bahan organik dalam tanah. Penelitian pengaruh pertanaman kacang-kacangan untuk memperbaiki sifat fisika dan kimia tanah serta hasil kedelai dan jagung telah dilaksanakan pada tanah terdegradasi di Kuamang Kuning, Jambi. Penelitian dilakukan dua tahap. Pada tahap pertama sebanyak 4 macam pertanaman kacang-kacangan (kacang hijau, kacang tunggak, benguk dan komak) ditanam pada petak perlakuan kapur dan tanpa kapur dan disusun berdasarkan rancangan petak terpisah. Jagung dan kedelai ditanam setelah panen kacang-kacangan dengan menambahkan perlakuan pengolahan tanah biasa dan pengolahan tanah minimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil bahan hijau benguk dan kacang tunggak lebih tinggi dibandingkan dengan komak dan kacang hijau. Benguk dan kacang tunggak dapat menghasilkan bahan hijau yang banyak dalam waktu yang relatif pendek, tumbuh baik pada lahan kering masam dan tahan kekeringan. Benguk dapat memperbaiki sifat fisik tanah dengan menurunkan ketahanan tanah kurang dari 15 kg F/cm2 pada kedalaman 9-10 cm. Hasil kedelai dan jagung tertinggi dicapai pada petak yang ditanami benguk. Benguk dan kacang tunggak dapat merupakan alternatif yang baik sebagai sumber bahan organik merehabilitasi lahan kering masam
اظهر المزيد [+] اقل [-]