[Growth of Alabio and Mojosari crossbred duck]
1998
Susanti, T. | Prasetyo, L.H. (Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor (Indonesia))
الأندونيسية. Telur itik merupakan salah satu sumber protein hewani yang tinggi, disamping daging dan susu, namun ketersediannya belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Hal ini disebabkan produktivitas ternak itik yang masing rendah, sebagai akibat dari mutu bibit yang belum terjamin serta pakan yang senantiasa memerlukan perhatian baik kualitas maupun kuantitasnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperoleh mutu bibit yang baik secara cepat adalah kawin silang diantara itik-itik lokal yang ada di Indonesia. Pada penelitian ini dilakukan persilangan timbal balik antara itik Alabio dan Mojosari dengan tujuan awal mempelajari pertumbuhan pada hasil persilangannya. Materi penelitian adalah itik Alabio (106 ekor betina dan 20 ekor jantan) dan itik Mojosari (196 ekor betina dan 20 ekor jantan) yang disilangkan antar galur maupun dalam galur untuk menghasilkan empat kelompok genotip yaitu AA, MM, AM dan MA. Itik-itik tersebut dipelihara dalam kandang indukan selama satu bulan, kemudian dipindahkan ke kandang lantai beralas sekam sampai selesai pengamatan yaitu pada umur 8 minggu. Masing-masing genotipe mendapat tiga perlakuan pakan yang sama rasio protein dan energinya (1 : 150) yaitu R1 (12 persen protein, 2000 kkal/kg energi), R2 (16 persen protein, 2500 kkal/kg energi) dan R3 (20 persen protein, 3000 kkal/kg energi). Parameter yang diukur adalah pertambahan bobot badan, konsumsi dan konversi pakan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa PBB pada hasil persilangan MA paling baik (P0,05) diikuti oleh PBB galur AM dan AA yang hampir sama, dan PBB pada galur MM paling rendah. Dilihat dari susunan ransum, PBB pada itik yang diberi pakan R1 nyata paling rendah (P0,05) dibandingkan dengan PBB pada itik yang diberi pakan R2 maupun R3. Pada awal pertumbuhan ini terlihat adanya heterosis yang bernilai positif pada hasil persilangan. Hal ini berarti bahwa persilangan timbal balik antara itik Alabio dengan Mojosari menghasilkan keturunan itik jantan dan betina yang mempunyai rataan sifat-sifat yang lebih baik dibandingkan rataan tetuanya
اظهر المزيد [+] اقل [-]