Heritability and genotypic correlation of several quantitative character in mungbean
1999
Anwari, M. | Soehendi, R. (Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian, Malang (Indonesia))
إنجليزي. Evaluation for quantitative characters of mungbean were conducted at Legume and Tuber Crops Research Installation of Jambegede in the dry season 1997. The experiment was arranged in randomized block design, two replications, with 60 genotypes of mungbean as treatment. The result showed that genetic variability of days to flowering and maturity were low, while plant height, branch number and 100 seed weight were moderate. Genetic variability for pods number, seed weight per plant and yield were high. The heritability estimate for days to flowering, maturity and 100 seed weight were high, while for plant height, pod number, seed weight per plant and yield were moderate. Branch number has low heritability. Positive correlation was found on seed weight for plant, pod number, branch number and plant height with yield. The highly significant positive correlation were also occurred for plant height with days to flowering, branch number, pod number and seed weight per plant; days to flowering with maturity; branch number and pod number and seed weight per plant; also between pod number with seed weight per plant. A hundred seed weight has significantly negative correlated with pod number and plant height. Among the correlation characters to yield, neither could be used for yield improvement throughout indirect selection
اظهر المزيد [+] اقل [-]الأندونيسية. Evaluasi karakter kuantitatif kacang telah dilaksanakan di Instalasi Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian Jambegede pada MK 1997. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok, dua ulangan, dengan 60 genotipe kacang hijau sebagai perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur berbunga dan umur masak memiliki koefisien keragaman genetik rendah. Sedangkan koefisien keragaman genetik sedang terdapat pada tinggi tanaman, jumlah cabang, dan bobot 100 butir. Karakter yang memiliki koefisien keragaman genetik tinggi adalah jumlah polong, bobot biji per tanaman dan hasil. Umur berbunga, umur masak dan bobot 100 butir menunjukkan nilai heritabilitas yang tinggi. Nilai tanaman, jumlah polong, bobot biji per tanaman dan hasil memiliki heritabilitas sedang. Nilai heritabilitas terendah dimiliki oleh jumlah cabang. Bobot biji per tanaman, jumlah polong, jumlah cabang dan tinggi tanaman berkorelasi positif sangat nyata dengan hasil. Korelasi positif sangat nyata diperoleh pula antara tinggi tanaman dengan umur berbunga, jumlah cabang, jumlah polong dan bobot biji per tanaman, serta antara jumlah polong dengan bobot biji per tanaman. Bobot 100 butir berkorelasi negatif sangat nyata dengan jumlah polong dan negatif nyata dengan tinggi tanaman. Dari karakter yang berkorelasi dengan hasil, tidak satupun yang dapat digunakan untuk perbaikan hasil secara tidak langsung
اظهر المزيد [+] اقل [-]