[Trypanosoma evansi infection dynamics and vector fly on surra disease distribution in Garut Regency (West Java, Indonesia)]
1999
Sukanto, I.P. | Sukarsih (Balai Penelitian Veteriner, Bogor (Indonesia)) | Samsulhadi, D. | Savitri, D.
الأندونيسية. Trypanosoma evansi ditularkan secara mekanik oleh beberapa spesies Artropoda terutama Tabanus dan Stomoxys. Tiga kali kunjungan dilakukan pada bulan September, Oktober dan Nopember 1998 untuk meneliti dinamika infeksi T. evansi pada sapi dan kerbau serta mempelajari peran lalat hematofagus yang mempunyai potensi sebagai vektor yang menularkan T. evansi di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Prevalensi infeksi T. evansi ditentukan secara parasitologik dengan uji microhematocrit centrifugation technique (MHCT) untuk mendeteksi infeksi T. evansi dan uji enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) untuk mendeteksi antibodi T. evansi pada hewan yang diambil sampelnya. Deteksi DNA T. evansi dari isi abdomen lalat vektor dilakukan dengan uji Polymerase Chain Reaction (PCR). Hasil yang diperoleh dari tiga kali kunjungan ke Kabupaten Garut tersebut menunjukkan bahwa angka prevalensi antibodi T. evansi yang diuji dengan ELISA pada kerbau menunjukkan kecenderungan untuk meningkat selama 3 bulan penelitian, yaitu 47 persen pada kunjungan pertama menjadi 97 persen pada kunjungan ketiga, begitu juga dengan persentase hewan parasimetik meningkat dari 10 persen pada kunjungan pertama menjadi 23 persen pada kunjungan ketiga. Spesies lalat yang paling banyak tertangkap di lokasi penelitian pada saat pengambilan sampel adalah Haematobia irritans dan Stomoxys calcitrans. Lalat Tabanus banyak ditemukan terutama pada saat pengambilan sampel pada kunjungan kedua yang dilakukan di areal persawahan yang belum ditanami. Persentase tertinggi dari jumlah lalat yang mengandung DNA T. evansi, yang dideteksi dengan uji PCR, adalah lalat-lalat yang disampel pada kunjungan kedua: Tabanus rubidus (63 persen); Stomoxys calcitrans (60 persen) dan Tabanus striatus (56 persen)
اظهر المزيد [+] اقل [-]