[Institutional perspective of conservation farming system, an institutional review: a case of UACP/P2LK2T project]
1997
Prasetyo, B. | Muslim, C. (Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian, Bogor (Indonesia))
الأندونيسية. Permasalahan konservasi tanah dan air berkaitan dengan kondisi semakin menurunnya kualitas sumberdaya lahan dan rendahnya kondisi sosial ekonomi petani. Upaya penanganan lahan-lahan kritis melalui perbaikan pola budidaya tanaman maupun introduksi teknik penterasan sering dihadapkan pada masalah keberlanjutan sustainability dari pola-pola introduksi. Kasus proyek UACP/P2LK2T memperlihatkan bahwa keragaan dan keberlanjutan sistem usahatani konservasi yang diintroduksikan sangat terkait dengan aspek-aspek kelembagaan. Pertama kelembagaan di tingkat petani, kedua kelembagaan sarana penunjang dan ketiga kelembagaan instansi pembina. Terdapat hubungan interdependensi di antara kelembagaan yang ada berdasar mekanisme dan aturan main yang berlaku. Kemampuan dari lembaga tersebut untuk mengakomodasikan beberapa keinginan, kepentingan dan kebutuhan petani yang didasarkan atas dan aturan-aturan representatif yang telah disepakati menjadi faktor penting dalam upaya pelembagaan sistem usahatani konservasi. Kapasitas serta kemampuan tersebut dapat diperoleh melalui pembenahan di dalam setiap kegiatan pelaksanaan proyek diantara lembaga yang terlibat
اظهر المزيد [+] اقل [-]