[Increasing iodium content on vegetables in an effort to prevent and control of damaged vegetable caused by iodium deficiency]
2000
Hartati | Suwarto | Supartoto (Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto (Indonesia))
إنجليزي. The objective of this experiment was to increase iodium content of vegetables and the technique of iodium application. This experiment was carried out in endemic goitre area in Karangmangu Village, Baturaden District, Banyumas Regency, Central of Java. This experiment investigated two factors, concentration and intensity of iodium application. It involved two sources of iodium (KI and KIO3), and the addition of leaf fertilizer in combination with iodium application. This experiment used Randomized Complete Block Design, with three replications. The results showed that addition of iodium from 40 ppm up to 100 ppm through leaf application tended to increase iodium content of spinach, leaf of kecipir, and kangkung. The same trend was also found when iodium was added to spinach crop through soil. The more iodium was added, the higher the iodium content in plant tissue. As the source of iodium through leaf application KI was more effective than KIO3, however it was better using KIO3 when applied through soil. In fied experiment, addition of KI at rate 100 ppm increase the iodium content of plant tissue almost 4 fold in spinach, 9 fold in leaf of kecipir, and 2 fold in kangkung. Meanwhile in green house experiment, addition of KIO3, through soil at rate of 40 ppm, increased iodium content from 0.70 becomes 24.1 ppm (35 fold)
اظهر المزيد [+] اقل [-]الأندونيسية. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kandungan iodium dan mencari teknik penambahan dalam sayuran. Penelitian dilaksanakan di daerah endemik gondok di Desa Karangmangu, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Faktor yang dicoba ada dua, yaitu konsentrasi dan intensitas penambahan iodium. Sumber iodium yang digunakan ada dua yaitu KI dan KIO3, diberikan pada daun dengan cara terpisah serta dicampur dengan pupuk daun. Rancangan lapang yang digunakan adalah Rancangan Petak Terpisah, dengan tiga ulangan. Petak utama adalah konsentrasi iodium dan anak petak adalah frekuensi penyemprotan iodium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan iodium pada daun dari konsentrasi 40 ppm sampai 100 ppm dapat meningkatkan kandungan iodium dalam sayuran bayam lewat tanah. Semakin tinggi iodium yang diberikan semakin tinggi pula kandungan iodium dalam jaringan tanaman. Sebagai sumber iodium, KI lebih efektif diberikan lewat daun dibanding KIO3, namun jika pemberiannya lewat tanah akan lebih efektif menggunakan KIO3 sebagai sumber iodium. Pada percobaan lapang, penambahan KO pada taraf konsentrasi 100 ppm dapat meningkatkan kandungan iodim menjadi 4 kali pada bayam, 9 kali pada daun kecipir dan 2 kali pada kangkung. Pada percobaan rumah kaca, penambahan KIO3 lewat tanah pada taraf konsentrasi 40 ppm sudah dapat meningkatkan kandungan iodium pada bayam dari 0,7 ppm menjadi 24,1 ppm (meningkat 35 kali lipat)
اظهر المزيد [+] اقل [-]