[Operational step of SUP realization on rainy season 1998/1999 in North Sulawesi province (Indonesia)]
1999
Mangkey, A. | Tamburian, Y. | Joseph, G.H. (Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian, Kalasey (Indonesia))
إنجليزي. Influence of weather duel to el Nino 1997/1998 caused rice production decreasing about 6,5 percent so it needed rice import amount three thousand ton in 1998. Actually, Indonesian natural resourceshave potential to produce food material, but it's utilization still not optimal and continuity yet, although agricultural technology relatively available. Based on technology and natural resources providing, and agroclimate support (like high rain fall deel to La Nina climate), Agency for Agriculture and Research Development will carry out programme of increasing food product in 1998/1999. This programme include 246.000 hectares area in nineteen provinces that are "IP Padi 300" pattern in irrigation lands of Java, Bali, Sumatra, NTB, and NTT (119.000 hectare) and sorghum production model in NTB a month 1.000 hectares. From these area, 78.000 hectare will be conducted in North Sulawesi at three regencies that are Minahasa, Bolmong and Gorontalo. In order to obtain the purpose and programme of increasing food products, it must be arranged operational steps and management and transparance, that are starting from farmer group, BPP districts, BIPP regencies, Bimas provinces, Kapusgram and Kapus PSE of AARD
اظهر المزيد [+] اقل [-]الأندونيسية. Pengaruh cuaca akibat El-Nino 1997/1998 mengakibatkan penurunan produksi padi sebesar 6,5 persen, sehingga diperlukan impor beras sebesar 3 juta ton pada tahun 1998. Walaupun disadari bahwa sumberdaya alam Indonesia cukup potensial untuk menghasilkan bahan pangan, namun pemanfaatannya belum optimal dan berkesinambungan walaupun teknologi pertanian relatif tersedia. Mengacu pada ketersediaan teknologi dan sumberdaya alam disamping dukungan agroklimat yang memadai seperti curah hujan relatif tinggi dan merata akibat pengaruh iklim global La-Nina, maka Badan Litbang Pertanian akan melaksanakan program peningkatan produksi pangan T.A. 1998/1999. Program ini mencakup areal seluas 246.000 ha di 19 propinsi yang meliputi penerapan pola IP Padi 300 pada lahan irigasi di Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi, NTB dan NTT (199.000 ha) serta pengembangan model produksi sorghum di NTB seluas 1.000 ha. Dari luasan 119.000 ha, 78.000 ha dialokasikan di Propinsi Sulawesi Utara pada 3 kabupaten yaitu Minahasa, Bolaang Mongondow dan Gorontalo. Agar tujuan dan sasaran program peningkatan produksi pangan tercapai, perlu disusun langkah-langkah operasional dan manajemen pelaksanaan yang secara terpadu dan transparan, dilakukan mulai dari tingkat kelompok tani yang ada di pedesaan, BPP Kecamatan, BIPP Kabupaten, Bimas Propinsi, Kapusgram dan Kapus PSE Badan Litbang Pertanian
اظهر المزيد [+] اقل [-]