[Effect of watering interval on the growth of shallot, mungbean and groundnut in West Nusa Tenggara (Indonesia)]
2002
Zairin, M. | Basuki, I. | Wahid, A.S. | Lutfi, M. | Kumoro, K.((Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian, Mataram (Indonesia)))
Penelitian pengaruh interval pemberian air terhadap produksi bawang merah, kacang hijau, dan kacang tanah pada lahan kering berpengairan Proyek Pengembangan Air Tanah (P2AT) bertujuan untuk mengetahui interval waktu pemberian air yang tepat dan efisien dalam meningkatkan produksi melalui pemanfaatan air P2AT. Penelitian dilaksanakan pada musim kemarau, Juni-Oktober 1993, menggunakan rancangan petak terpisah, dengan petak utama yakni empat interval pemberian air (3, 5, 7 dan 9 hari sekali), sedangkan anak petak berupa tiga komoditas (bawang merah, kacang hijau dan kacang tanah), masing-masing dengan tiga ulangan. Ukuran petak 6 m x 5 m, jarak tanam untuk kacang hijau dan kacang tanah adalah 40 cm x 20 cm, sedangkan bawang merah 15 cm x 10 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air 3 hari sekali dapat meningkatkan hasil ketiga komoditas yakni bawang merah 8.053 kg/ha umbi kering dan berbeda nyata atas semua perlakuan. Interval 5 dan 7 hari dengan hasil masing-masing 5.598 dan 3.815 kg/ha. Hasil terendah dicapai pada interval 9 hari sekali yakni 1.470 kg/ha umbi kering. Hasil kacang tanah pada interval 3, 5, 7 ,dan 9 hari masing-masing 1.127, 1.121, 1.080 dan 863 kg/ha polong kering. Sedangkan kacang hijau berturut-turut adalah 790, 725, 603 dan 496 kg/ha.
اظهر المزيد [+] اقل [-]