Peningkatan mutu, penganekaragaman produk dan pengembangan potensi aren.
1992
BAHASA: Penelitian bertujuan untuk mendapatkan teknologi pengolahan berbagai produk aren dari nira, ijuk dan buah muda yang tepat dalam usaha perbaikan mutu hasil. Penelitian terdiri dari 4 unit kegiatan, yaitu : (1) pengaruh lama fermentasi dan takaran ragi terhadap kadar alkohol. (2). Pengaruh umur tanaman dan tinggi tempat tumbuh terhadap mutu ijuk (3). Cara pembuatan dan pengawetan kolang-kaling, dan (4). Pengaruh kecepatan pengaduhan dan derajat pemanasan terhadap mutu gula semut. Dari pelaksanaan penelitian ini diperoleh hasil sebagai berikut : Lama fermentasi dan takaran ragi yang digunakan mempengaruhi kadar alkohol yang dihasilkan. Nira yang difermasi selama 24 jam dan ditambah ragi sebanyak 0 - 1 g/l nira menghasilkan alkohol dengan kepekatan 30 - 32.67 persen. Nira yang difermasi selama 48 jam ditambah ragi sebanyak 0 - 1 g/l nira mengahasilkan alkohol dengan kepekatan 26.33-30.67 persen. Nira yang difermasi selama 72 jam dan ditambah ragi sebanyak 0-1 g/l nira menghasilkan alkohol, dengan kepekatan 28.33-32 persen. Tinggi tempat dan umur tanaman mempengaruhi ukuran serat ijuk makin panjang (119 cm). Serat ijuk yang berasal dari pohon yang selesai berbunga lebih panjang (144.4 cm) dan sikat ijuk yang berasal dari pohon yang belum berbunga dan pohon bunga betinanya telah gugur. Cara pengolahan tidak mempengaruhi mutu koalng-kaling. Tetapi cara pengamatan mempengaruhi mutu kolang-kaling. Kolang-kaling yang direndam dengan air dingin berwarna putih dan lebih banyak dari kolang-kaling yang direndam dengan bahan pengawet. Kecepatan pengadukan dan derajat pemanasan mempengaruhi mutu gula semut. Pengadukan dengan kecepatan 76 - 100 rpm dan pemanasan pada suhu 100 derajat C mengahasilkan gula semut dengan kadar air lebih rendah (1.49 persen).
اظهر المزيد [+] اقل [-]الكلمات المفتاحية الخاصة بالمكنز الزراعي (أجروفوك)
المعلومات البيبليوغرافية
تم تزويد هذا السجل من قبل Wolters Kluwer