[Handling and transportation of broodstocks, eggs, larvae and fingerlings of saltwater fishes]
1992
Imanto, P.T. | Sunyoto, P. | Basyari, A. | Pranowo, S.A.
الأندونيسية. Penelitian sumberdaya dalam rangka mengestimasi distribusi maupun potensi ikan budidaya laut, dilakukan dengan pendekatan antara primer hasil sampling (penangkapan pancing dan bubu), data sekunder tak langsung yaitu data produksi dari instansi terkait serta data sekunder langsung yaitu informasi yang berasal dari nelayan (pelaku lapangan). Pada kegiatan penelitian transportasi telah dilakukan untuk tingkatan telur, benih, tokolan dan induk ikan budidaya dengan sistem terbuka dan tertutup. Hasil pengamatan menunjukkan perbedaan konsentrasi jenis ikan budidaya di perairan pantai Lampung, perairan Timur di dominasi jenis ikan kakap putih (Lates calcarifer) dan jenis kakap merah (Lutjanidae) dimana produksinya dipengaruhi musim/cuaca, sedang di perairan Teluk didominasi jenis ikan kerapu (Epinephelus spp., Plectropoma spp., Cephalopolis spp. dan Cromileptes altivelis) yang banyak tertangkap dengan pancing dan bubu, dimana produksinya relatif tidak dipengaruhi musim angin, tetapi dipengaruhi oleh faktor keterampilan dan teknologi alat. Sedang di bagian selatan jenis ikan sama dengan perairan teluk tetapi produksinya sangat dipengaruhi oleh musim angin/gelombang. Hasil penelitian transportasi menunjukkan bahwa untuk pengiriman telur yang baik adalah sistim tertutup dengan kepadatan telur 5000 butir/liter atau dengan kepadatan ekonomis 35.000 butir/liter, sedang untuk benih dan tokolan penggunaan sistim terbuka yang berupa drum plastik volume 200 liter dengan perlengkapan sirkulasi air yang memanfaatkan tekanan udara (airlift) sebesar 5 liter/menit serta pemberian aerasi oksigen murni 0.5 liter/menit memberikan hasil yang optimal. Dan untuk induk ikan budidaya saranan yang paling baik dalam mentransportasikannya adalah sistim terbuka dengan tingkat kepadatan 70/m dan penggantian air 40-60 persen setiap 2 jam.
اظهر المزيد [+] اقل [-]