The Effect of different type of zeolite on blood and faeces component of growing swine
1996
Aritonang, D. (Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor (Indonesia)) | Lumbantoruan, M. | Sihotang, D.T.H. | Girindra, A. | Silalahi, M.
إنجليزي. An experiment was conducted to evaluate the effect of feeding zeolites of different type on blood and faeces physiological components profile of growing pigs. Twenty seven of exotic crossbred pigs aged 12 weeks and 13,5 kg with initial weigh used in the experiment. The treatment were level of zeolite (T1 = 4,5 percent and T2 = 9,0 percent), particle size (U1 = more than or same with 60 mesh and U2 = less than or same with 60 mesh) and heat activation (A1 = without heating and A2 = with heating) and a control of feed without zeolite, arranged in factorial (2 x 2 x 2 + 1) as CRBD for 10 weeks observation. The results showed that plasma ammonia of the pigs fed zeolite with small particle size have 26.5 percent high significant lower than pigs fed zeolite crude particle size (0.98 vs 1.24 g/100 ml). There was also significant effects of interaction of TUA for plasma ammonia level and TU for blood leukocytes level. It was concluded that zeolite inclusion in the diet increase ammonia binding capacity and tend gave better response and recommended use in the pigs diet
اظهر المزيد [+] اقل [-]الأندونيسية. Suatu penelitian dilakukan untuk mempelajari pengaruh berbagai karakter zeolit terhadap komponen darah dan feses babi sedang bertumbuh. Digunakan sebanyak 27 ekor babi ras persilangan berumur 12 minggu dengan berat awal 13,5 kg. Sebagai perlakuan adalah taraf zeolit (T1 = 4,5 persen dan T2 = 9,0 persen), ukuran partikel (U1 = lebih besar atau sama dengan 60 mesh U2 lebih kecil atau sama dengan 60 mesh dan aktifitas (A1 = tanpa pemanasan dan A2 = dengan pemanasan) dan sebuah ransum kontrol tanpa zeolit. Dikerjakan dengan rancangan acak kelompok lengkap pola faktorial (2 x 2 x 2)+ 1 selama 10 minggu pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa babi yang memperoleh ransum yang mengandung zeolit partikel halus mengandung amonia plasma sangat nyata 26,5 persen lebih rendah dibandingkan dengan berpartikel kasar (0,98 vs 1,24 g/l00 ml). Interaksi taraf, ukuran dan aktivasi (TUA) sangat nyata, bahwa pada ransum berzeolit taraf rendah dengan partikel halus, maka aktivasi menurunkan amonia plasma, tetapi hal sebaliknya terjadi pada perlakuan tanpa aktivasi pada partikel kasar. Pada ransum berzeolit taraf tinggi berpartikel kasar, aktivasi menghasilkan amonia plasma lebih rendah daripada tanpa aktivasi. Demikian juga interaksi antara taraf dan ukuran (TU) untuk kadar leukosit darah. Bahwa babi yang memperoleh ransum berzeolit taraf rendah berpartikel halus menghasilkan leukosit lebih tinggi daripada berpartikel kasar dan sebaliknya pada zeolit taraf tinggi. Disimpulkan bahwa zeolit yang digunakan cenderung meningkatkan kapasitas mengikat amonia dan kesertaan zeolit dalam ransum cenderung menunjukkan respon lebih baik
اظهر المزيد [+] اقل [-]