[Estimation of forest response on climatic change especially caused by increasing of atmosphere CO2 concentration]
1997
Gusmailina
الأندونيسية. Permasalahan mengenai perubahan iklim hingga saat ini belum sepenuhnya dipahami dengan pasti. Ada petunjuk berdasarkan pengamatan bahwa peningkatan konsentrasi gas rumah kaca terutama CO2, CH4, N2O, dan CFC di atmosfir bumi saat ini telah mencapai tingkat yang dapat menimbulkan pemanasan global dan perubahan iklim. Hasil penelaahan Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) dan World Climate Program (WCP) yang dibahas dalam sidang Second World Climate Conference (SWCC) bulan Oktober 1990 di Jenewa dan dimuat dalam Ministerial Declaration, menunjukkan bahwa akan terjadi peningkatan suhu udara bumi sebesar 2-5 der. C dalam kurun waktu satu abad pada laju emisi gas rumah kaca saat ini. Perubahan suhu tersebut diduga dapat mengakibatkan peningkatan tinggi permukaan air laut berkisar antara 35 cm hingga 65 cm. Adanya permukaan iklim yang ekstrim dan kenaikan permukaan laut akan memberikan dampak yang serius pada Indonesia sebagai negara tropis kepulauan. Para ahli lingkungan memperkirakan bahwa respon hutan terhadap perubahan iklim, terutama akibat meningkatnya kadar CO2 atmosfir, harus dipelajari secara mendalam, karena pengaruh langsung itu dapat terjadi dalam kisaran spektrum yang luas dari suatu ekosistem hutan. Perubahan tersebut dapat menurun atau meningkat, karena ekosistem hutan mempunyai jaringan interaksi yang rumit. Pada skala waktu tertentu kondisi ini dapat meningkatkan produktivitas hutan, serta akan berakibat kumulatif terhadap jumlah biomas tegakan. Selain itu juga dapat mengakibatkan perubahan yang besar dalam dinamika serta komposisi hutan. Akan tetapi untuk beberapa organisme di ekosistem teresterial, kondisi ini dapat merubah daerah vegetasi dan campuran species serta pengurangan keanekaragaman hayati. Perubahan iklim dapat menyebabkan kenaikan frekuensi kekeringan. Kekeringan akan memperbesar resiko kebakaran. Hal ini dapat mengakibatkan kepunahan species setempat, juga dapat menyebabkan invasi species baru yang akan mengalahkan species utama. Perubahan yang diproyeksikan dalam suhu global 1,5-4,5 der. C serta perubahan dalam presipitasi akan mengakibatkan perpindahan dari batas zona vegetasi
اظهر المزيد [+] اقل [-]