Application of triacontanol to improve yield and quality of rose flower
1997
Wuryaningsih, S. | Kusumo, S. (Balai Penelitian Tanaman Hias, Jakarta (Indonesia))
إنجليزي. The purpose of the study was determine the proper of concentration and interval of triacontanol application in improving yield and quality of Tinneke rose hybrid. The experiment was conducted at Cipanas Ornamental Plant, Research Station from May 1995 to April 1996 using a Split-Plot Design with treatment of four concentrations of triacontanol as main plot, and three interval application as sub plot and three replications. The result showed that triacontanol concentration of 200 ppm and 150 ppm were significantly different in sprout number at 1.5 months and in flower production at the 5 months after planting respectively. There was significant interaction between concentration and interval of application in stalk length and vase life of flowers. Stalk length and vase life as flower quality data were significantly higher in triacontanol treatment than those of untreated. Yield and quality of Tinneke rose flower was improved by applying 150 ppm triacontanol for three time with 10 days-interval started at 3 weeks after planting. The result implied that improvement of user income through increased production and quality of rose, because triacontanol is cheap and available in the market
اظهر المزيد [+] اقل [-]الأندونيسية. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi dan interval pemberian triakontanol yang tepat untuk perbaikan hasil dan kualitas bunga mawar Tinneke. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Instalasi Penelitian Tanaman Hias Cipanas dari bulan Mei 1995 sampai dengan bulan April 1996 menggunakan Rancangan Split-Plot dengan empat konsentrasi triakontanol sebagai petak utama dan interval pemberian sebagai anak petak dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi triakontanol 200 dan 150 ppm masing-masing berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas pada umur 1,5 bulan dan produksi bunga pada 5 bulan setelah tanam. Terdapat interaksi nyata antara konsentrasi dan interval pemberian triakontanol pada panjang tangkai dan lama peragaan bunga. Data panjang tangkai dan lama peragaan bunga yang menunjukkan kualitas, nyata lebih tinggi pada pemberian triakontanol daripada yang tanpa pemberian. Produksi dan kualitas bunga Tinneke dapat diperbaiki dengan pemberian 150 ppm triakontanol mulai 3 minggu sesudah tanam sebanyak tiga kali dengan interval 1O hari. Hasil penelitian ini akan menguntungkan pengguna melalui peningkatan produksi dan kualitas bunga mawar potong sebab triakontanol termasuk zat pengatur tumbuh yang murah dan mudah didapat
اظهر المزيد [+] اقل [-]