Keefektifan Berbagai Isolat PGPR dalam Pengendalian Penyakit Karat Putih dan Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Krisan di Lapangan
2019
Pratiwi, Astika Widhi | Wiyono, Suryo
Karat putih merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman krisan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi isolat bakteri plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) untuk pengendalian penyakit karat putih (Puccinia horiana) pada tanaman krisan. Isolat PGPR P14, J8, C71, AKBR, dan AKS diperoleh dari koleksi Klinik Tanaman, Departemen Proteksi Tanaman, Institut Pertanian Bogor. Formulasi komersial Pseudomonas flourescens dan Bacillus polymixa sebagai pembanding. Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAK) dan data yang diperoleh ditabulasi dengan program Microsoft Office Excel 2013 dan Statistical Analysis System (SAS) for windows versi 9.0. Isolat PGPR diaplikasikan dengan penyiraman pada permukaan tanah. Penelitian ini menunjukkan semua isolat PGPR efektif untuk menekan penyakit karat putih. Isolat PGPR yang paling efektif untuk menekan karat putih adalah J8. Isolat yang paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman krisan adalah C71. Isolat bakteri AKS secara signifikan meningkatkan panjang akar. Keenam bakteri PGPR meningkatkan diameter bunga saat panen.
اظهر المزيد [+] اقل [-]