Mass Rearing of Foliar Nematode Aphlenchoides fragariae on Fungal Culture: Mass Rearing of Foliar Nematode Aphlenchoides fragariae on Fungal Culture | Perbanyakan Nematoda Daun Aphelenchoides fragariae pada Biakan Cendawan : Mass Rearing of Foliar Nematode Aphlenchoides fragariae on Fungal Culture
2024
Kurniawati, Fitrianingrum | Supramana | Hidayat, Sri Hendrastuti | Tondok, Efi Toding | Syafutra, Heriyanto
إنجليزي. Mass Rearing of Foliar Nematode Aphlenchoides fragariae on Fungal Culture This research investigated the in vitro cultivation of the foliar nematode Aphelenchoides fragariae, which can feed on both plants and fungi. As there was no prior information available in Indonesia, this study aimed to establish an efficient method for mass rearing, thereby supporting future research. Five fungal cultures i.e. Alternaria porri, Fusarium oxysporum, Botrytis cinerea, Pythium sp., and Rhizopus sp. grown in potato dextrose agar were evaluated as potential growing media at three different temperatures: 16, 28, and 37 ℃. Nematodes were surface-sterilized with streptomycin sulfat 0.1% before being introduced into the fungal cultures. Results showed that A. porri was the most favourable culture for A. fragariae reproduction, particularly at 28 ℃. Under these conditions, the average final population reached 407.8 nematodes per petri dish. Notably, A. fragariae failed to thrive at 37 ℃ in all tested fungal media. This suggests that the optimal temperature for its reproduction ranges between 16 and 28 ℃. This study provides valuable insights into the in vitro cultivation of A. fragariae, paving the way for further research utilizing this nematode species.
اظهر المزيد [+] اقل [-]الأندونيسية. Nematoda daun Aphelenchoides fragariae mempunyai inang yang luas dan dapat berperan sebagai parasit tumbuhan maupun pemakan cendawan. Belum ada informasi terkait teknik perbanyakan A. fragariae di Indonesia. Penelitian untuk memperoleh jumlah nematoda A. fragariae yang murni perlu dilakukan untuk mendukung penelitian di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk memperbanyak A. fragariae menggunakan biakan cendawan pada tiga suhu yang berbeda dan menghitung jumlah nematoda. Biakan cendawan yang digunakan ialah, Alternaria porri, Botrytis cinerea, Fusarium oxysporum f. sp. cepae, Pythium sp., dan Rhizopus sp. Lima spesies cendawan tersebut diinkubasikan pada tiga suhu. Untuk memperoleh kondisi yang sesuai, biakan cendawan diinkubasi pada tiga suhu yang berbeda. Sebelum ditumbuhkan dalam biakan cendawan, nematoda dicelupkan ke dalam larutan streptomisin sulfat 0.1%, kemudian dicuci menggunakan air steril. Selanjutnya, 20 nematoda steril diinfestasikan pada biakan cendawan berumur 7 hari dan diinkubasi pada suhu 16, 28, dan 37 ℃. Setelah 28 hari, nematoda dipanen dan dihitung jumlahnya. Di antara spesies cendawan yang diuji sebagai media pemeliharaan, biakan terbaik untuk reproduksi A. fragariae ialah Alternaria porri pada suhu 28 ℃, dengan jumlah nematoda akhir rata-rata hingga 407.8 per cawan petri Pada suhu 37 ℃ A. fragariae gagal bereproduksi di semua biakan cendawan yang diuji. Hal ini menunjukkan bahwa di antara ketiga suhu tersebut, yang paling mendukung pertumbuhan dan perkembangan nematoda ialah 16 dan 28 ℃, yang paling tidak mendukung adalah 37 ℃.
اظهر المزيد [+] اقل [-]