SPATIAL ANALYSIS OF WATER BALANCE DISTRIBUTION FOR SIMULATION OF TIMING AND PATTERNS OF RICE AND CROP PLANTING IN THE REGION OF TYPE D RAINFALL IN THE SOUTH KONAWE REGENCY
2023
Musyadik, Musyadik | Fathnur, Fathnur | Nugroho, Wahyu Adi | Rusdi, Rusdi | Imran, Imran | Wahid, Wahid | Asmin, Asmin | Sabaruddin, Laode | Sudia, La Baco | Nur, Muhammad
الأندونيسية. Ketersediaan air sangat berperan dalam siklus hidrologi lingkungan, dimana dalam konsepnya menyatakan jumlah air disuatu luasan tertentu dipermukaan bumi dipengaruhi oleh besarnya air yang masuk (input) dan keluar (output) pada jangka waktu tertentu. Ketidakseimbangan air dapat menyebabkan terjadinya kelebihan (surplus) dan defisit (kekurangan air) dan dapat berdampak pada berbagai sektor, salah satunya di sektor pertanian tanaman pangan yakni terjadinya pergeseran musim dan perubahan pola tanam. Dampak tersebut dapat diminimalisir bila dilakukan pengelolaan yang baik terhadap lahan dan lingkungannya yakni melalui perhitungan kondisi neraca air dalam suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis sebaran spasial neraca air lahan di wilayah hujan tipe D, (2) menetapkan Waktu dan Pola Tanam berdasarkan Neraca Air lahan Padi dan Palawija di wilayah hujan tipe D. Penelitian ini menggunakan metode survei dan analisis perhitungan neraca air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surplus air di wilayah Kecamatan Palangga dan Baito memiliki periode surplus 8 bulan dengan nilai 192, 40 mm/bulan yang terjadi pada bulan Juni dan terendah 2,04 mm/bulan yang sebarannya meliputi semua titik pengambilan sampel adapun secara administrasi meliputi desa Kiaea, Watudemba, Watumerembe, Wawonggura, Eewa, Onembute, Anggondara, Mekar Sari, Wawouru, Aosole, Sanggi-sanggi, Palangga, Tolihe, Sambahule, Matabubu, Mekarjaya, Wonua Raya, Ahuangguluri, Amasara, Wawouru, Mekarsari, Anggondara, Aosole, Eewa dan Onembute. Defisit air di wilayah Kecamatan Palangga dan Baito memiliki periode 4 bulan dengan periode tertinggi pada bulan Juni yakni 58,59 mm/bulan di titik 6 dan terendah pada bulan Februari dengan nilai 4,68 mm/bulan di titik 2. Wilayah Kecamatan Palangga dan Baito memiliki pola tanam jagung+kacang hijau-padi sawah-bero/sayuran; kedelai/padi sawah-bero/sayuran; jagung+kacang tanah-padi sawah-bero/rumput pakan.
اظهر المزيد [+] اقل [-]إنجليزي. Water availability plays a crucial role in the environmental hydrological cycle, where the concept states that the amount of water in a specific area on the Earth’s surface is influenced by the input and output of water over a certain period. Water imbalance can lead to excess (surplus) and deficit (water shortage), impacting various sectors, including the agricultural sector, particularly in food crop cultivation, causing seasonal shifts and changes in planting patterns. These impacts can be minimized through adequate land and environmental management, achieved by calculating the water balance conditions in a given region. This research aims to (1) analyze the spatial distribution of land water balance in a type D rainfall region and (2) determine the timing and crop planting patterns based on the water balance of rice and secondary crops in the type D rainfall region. The study employs survey methods and analysis using the Thornthwaite water balance calculation. The results indicate water surplus in the Palangga and Baito subdistricts with an 8-month surplus period, reaching 192.40 mm month-1 in June and a minimum of 2.04 mm month-1, covering various sampling points and administrative areas such as Kiaea, Watudemba, Watumerembe, Wawonggura, Eewa, Onembute, Anggondara, Mekar Sari, Wawouru, Aosole, Sanggi-sanggi, Palangga, Tolihe, Sambahule, Matabubu, Mekarjaya, Wonua Raya, Ahuangguluri, Amasara, Wawouru, Mekarsari, Anggondara, Aosole, Eewa, and Onembute. Water deficit in the Palangga and Baito subdistricts occurs for four months, peaking at 58.59 mm month-1 in June at point 6 and reaching a minimum of 4.68 mm month-1 in February at point 2. The Palangga and Baito subdistricts exhibit a cropping pattern of corn + mung bean - irrigated rice - fallowing/vegetables; soybean/irrigated rice - fallowing/vegetables; corn + peanuts - irrigated rice - fallowing/grass for animal feed.
اظهر المزيد [+] اقل [-]الكلمات المفتاحية الخاصة بالمكنز الزراعي (أجروفوك)
المعلومات البيبليوغرافية
تم تزويد هذا السجل من قبل Satya Wacana Christian University