Perhitungan jumlah bakteri per gram daging segar dan dendeng bekicot ( Achatina fulica Fer. )
1989
Armon | Pasaribu, Fachriyan Hasmi | Rasyid, Yoebal Ganesha
Pemanfaatan bekicot (Achatina fulica Fer.) sebagai sumber protein hewani sudah semakin luas, baik untuk konsumsi manusia maupun sebagai bahan campuran makanan ternak dan ikan. Hal ini disebabkan karena nilai gizinya yang cukup tinggi dan sangat baik untuk pertumbuhan dan penyusunan jaringan-jaringan tubuh. Sebaliknya, berdasar kan penelitian yang dilakukan oleh Purwoko dan Wibisono (1987), bekicot juga dapat membawa berbagai macam bakteri patogen bagi berbagai jenis ternak, ikan maupun manusia, tanpa bekicot menunjukkan gejala patologis oleh adanya bakteri didalam tubuhnya. Dengan latar belakang diatas penulis melakukan penelitian penghitungan jumlah bakteri per gram daging segar dan dendeng bekicot dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pencemarannya oleh bakteri dan dikaitkan dengan kela yakan/keamanannya untuk dikonsumsi, baik itu oleh manusia maupun ternak dan ikan. ...
Show more [+] Less [-]Bibliographic information
This bibliographic record has been provided by IPB University in The City of Bogor (formerly Bogor Agricultural University)