Sintesis Hidrogel Berbasis Ulvan dari Rumput Laut Ulva lactuca sebagai Scaffold untuk Imobilisasi Probiotik | Synthesis of Ulvan-based Hydrogel from Ulva lactuca Seaweed as Probiotic Immobilization Scaffold
2022
Sevica, Devani | Ramadhan, Wahyu | Hardiningtyas, Safrina Dyah
Hidrogel berbasis polisakarida bersulfat ulvan terbuat dengan tambahan polimer pendukung yaitu matriks alginat. Sintesis hidrogel berbasis ulvan-alginat sebagai scaffold untuk imobilisasi probiotik belum pernah dilaporkan. Ulvan merupakan polisakarida bersulfat yang berasal dari rumput laut hijau Ulva. Ulvan diperoleh dari ekstraksi rumput laut Ulva lactuca yang umumnya dilakukan dengan suhu tinggi dan waktu yang lama sehingga diperlukan metode alternatif dalam proses ekstraksinya untuk menghasilkan ulvan dengan kualitas baik namun efisien dalam prosesnya. Alternatif proses ekstraksi yang bisa dilakukan yaitu penggunaan ultrasonikasi yang dapat mengurangi penggunaan pelarut organik dan energi yang tinggi. Penelitian bertujuan mengkarakterisasi Ulva lactuca, menentukan pengaruh Ultrasound-assisted Extraction (UAE) terhadap mutu ulvan, dan menentukan formulasi hidrogel terbaik berbasis ulvan untuk imobilisasi probiotik. Tahapan penelitian meliputi preparasi sampel, optimasi ekstraksi ulvan, dan sintesis hidrogel dengan variasi ulvan (0, 1, 2, 3, dan 4 %)) dan konsentrasi tetap alginat 4%. Ulvan terpilih berdasarkan kandungan sulfat terbesar yaitu 57,20 ± 0,11 % hasil ekstraksi dengan NaOH berbantu ultrasonikasi. Hidrogel ulvan-alginat menghasilkan fraksi gel dan rasio swelling terbaik sebesar 31,88 ± 3,80 % dan 57,18 ± 19,88 % dengan total bakteri probiotik sebesar 8,5 ± 4,9 × 106 log CFU/g. Ulvan dapat berperan sebagai bahan makanan pada hidrogel scaffold sehingga mampu mempertahankan keberadaan bakteri probiotik.
Show more [+] Less [-]Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM)
Show more [+] Less [-]AGROVOC Keywords
Bibliographic information
This bibliographic record has been provided by IPB University in The City of Bogor (formerly Bogor Agricultural University)