Identification of early maturing gene in F2 generation of rice derived from cross between Cv. Ciapous x Kitaake by using two Ssr markers and its correlation with heading date
2012
Carsono, N.; Rachmadi, M. ( Universitas Padjadjaran, Bandung (Indonesia). Fakultas Pertanian); Zaelani, A
Pengembangan padi yang berumur genjah sangat penting untuk peningkatkan produktivitas tanaman padi di Indonesia. Pemanfaatan marka molekuler seperti marka SSR sangat membantu dalam proses seleksi tanaman yang diinginkan. Marka SSR digunakan karena sederhana, murah, akurat, kodominan dan tingkat polimorfisnya tinggi. Percobaan ini bertujuan untuk mendeteksi genotip yang mempunyai sifat genjah secara molekuler (profil SSR) dan fenotifik (umur keluar malai cepat). Seratus dua tanaman padi generasi F2 persilangan kultivar Ciapus (produktivitas tinggi) dengan Kitaake (umur keluar malai cepat) diseleksi berdasarkan marka molekuler dan marka fenotip kegenjahan. Umur keluar malai digunakan sebagai markafenotipik, sedangkan marka molekuler menggunakan marka RM7601 (mendeteksi Hd2) dan RM19414 (mendeteksi Hd3). Analisis PCR dilakukan di Laboratorium Analisis dan Bioteknologi Tanaman, sedangkan percobaan lapangan dilakukan di Kebun Percobaan Ciparanje, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Diperoleh tiga puluh tujuh genotip yang terseleksi berdasarkan profil marka SSR. Genotipe 136 dan 300 merupakan genotipe yang terpilih berdasarkan kedua marka molekuler dan marka fenotip. Nilai koefisien korelasi, yaitu 0,012 untuk RM7601 dan -0, 142 untuk RM19414 menunjukkan lemahnya hubungan antara marka molekuler dengan marka fenotip. Hal tersebut disebabkan oleh pengaruh faktor lingkungan yang besar pada karakter umur keluar malai. Kedua genotipe terpilih (136 dan 300) direkomendasikan untuk dilanjutkan ke generasi berikutnya dalam proses perakitan padi berumur genjah
Show more [+] Less [-]AGROVOC Keywords
Bibliographic information
This bibliographic record has been provided by Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination