Program tambahan gizi murid SD: tantangan dan peluang menghidupkan produksi makanan lokal.
1996
Yuliati
Program tambahan gizi bagi seluruh murid Sekolah Dasar (SD) yang baru saja dicanangkan, merupakan salah satu bukti kepedulian besar Pemerintah untuk meningkatkan sumber daya manusia. Banyak cara untuk mencapai tujuan tersebut, antara lain melalui program perbaikan gizi anak anak di sekolah. Selain tujuan utama tersebut, program ini juga diharapkan mempunyai dampak sosial ekonomi, yaitu dapat menghidupkan ekonomi desa. Untuk itu, kemampuan menganalisis kecenderungan masalah gizi, kebutuhan tentang informasi keadaan gizi murid SD, kesiapan tenaga teknis pengelola menu, pengetahuan keamanan makanan, merupakan tantangan substansial. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah tantangan managerial, baik aspek perencanaan, pelaksanaan, pengawasan maupun penilaian. Pemenuhan kebutuhan makanan untuk murid SD yang kurang gizi di pedesaan miskin tentunya berbeda dengan salah-gizi. Produksi dan tenaga kerja pedesaan diharapkan mampu berperan dalam program ini, sehingga memberikan nilai positif bagi perkembangan ekonomi desa. Oleh sebab itu konsep gizi seimbang dan bentuk penyajian makanan tradisional dengan memanfaatkan produk bahan makanan serta pelibatan tenaga lokal sebagai alternatif yang dapat dilakukan. Pengelolaan terpadu perlu dikembangkan, agar mendorong peran masyarakat desa termasuk dunia usaha dalam pembangunan pendidikan, kesehatan/gizi dan sosial ekonomi.
Show more [+] Less [-]AGROVOC Keywords
Bibliographic information
This bibliographic record has been provided by Wolters Kluwer