[Productivity improvement of Bali cow (Bos Jabanicus D'Alton) rearing under cashew plantation in Timor Island (Indonesia)]
1998
Budisantoso, E. (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Naibonat (Indonesia))
Indonesian. Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengkaji pemeliharaan sapi Bali di bawah perkebunan mente serta perbaikan sistem pemberian pakan yang sesuai dengan kondisi lahan kering di pulau Timor. Penelitian dilakukan di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Penelitian terdiri dari dua bagian, yaitu: (i) produksi biomas hijauan pakan di bawah perkebunan mente, dan (ii) perbaikan sistem pemberian pakan ternak sapi yang dipelihara di bawah perkebunan mente. Produksi biomas hijauan diukur pada interval pemotongan satu, dua, dan tiga bulan. Dua puluh ekor sapi Bali jantan milik petani setempat berumur 2-3 tahun digunakan untuk melihat pengaruh perbaikan sistem pemberian pakan dengan suplementasi lamtoro (Leucaena leucocephala). Semua ternak secara acak dibagi menjadi dua kelompok perlakuan dengan 12 kali ulangan, yaitu (i) kontrol, sapi diikat pindah disiang hari di bawah mente dengan pemberian pakan sesuai dengan kebiasaan petani, dan (ii) sapi diikat pindah disiang hari di bawah mente dan diberi suplementasi 10 kg lamtoro. Data dianalisis pola searah (CRD). Hasil penelitian produksi biomas menunjukkan bahwa biomas hijauan di bawah mente terdiri dari 92,5 persen rumput alam, 2,3 persen legume, dan 5,2 persen gulma. Produksi bahan kering selama musim hujan berturut-turut satu, dua dan tiga bulan. Hasil tersebut dapat menampung 1,55 AU; 1,32 AU; dan 1,57 AU selama musim hujan. Analisis kimia biomas menunjukkan tidak ada perbedaan yang nyata pada kandungan protein kasar berturut-turut 11,9 persen, 10,0 persen dan 9,4 persen; NDF berturut-turut 31,7; 34,5 dan 34,7 pada interval pemotongan satu, dua dan tiga bulan. Hasil penelitian pemberian suplementasi lamtoro menunjukkan perbedaan yang nyata (P0,01) pada pertambahan berat badan harian (PBB) masing-masing 0,39 kg/hari dan 0,66 kg/hari, konsumsi bahan kering 99,0 g/Wkg pangkat 0,75 dan 120,1 g/Wkg pangkat 0,75; konsumsi protein kasar 0,37 g/Wkg pangkat 0,75 dan 0,92 h/Wkg pangkat 0,75 berturut-turut pada perlakuan kontrol dan suplementasi lamtoro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pemberian suplemetasi lamtoro akan meningkatkan produktivitas ternak sapi Bali
Show more [+] Less [-]AGROVOC Keywords
Bibliographic information
This bibliographic record has been provided by Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination