[Preliminary development of citrus seedlings on citrus farming system in intertidal and dry land]
1998
Supriyanto, A. | Sutopo (Balai Penelitian Hortikultura, Telekung (Indonesia)) | Maskartinah | Fahkrina | Pribadi, Y.
Indonesian. Tiga masalah utama yang sering mengakibatkan rendahnya produktivitas usahatani jeruk di lahan pasang surut Kalimantan Selatan adalah air tanahnya dangkal, berfluktuasi dan kualitasnya kurang baik. Oleh karena itu diperlukan teknologi spesifik lokasi untuk mendukung pengembangan jeruk di lahan pasang surut maupun lahan kering. Pengkajian rakitan teknologi budidaya jeruk untuk lahan pasang surut sedang dilakukan di lokasi proyek P2RT Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan dengan mengevaluasi 5 macam bibit jeruk. Bibit yang ditanam dengan jarak 5 m x 5 m dan 2.5 m x 2.5 m. Lima macam bibit tersebut adalah (1) bibit cangkokan (2) bibit okulasi Siem Madang/JC, (3) bibit okulasi Siem Madang/JC yang akarnya dipotong, (4) bibit okulasi Siem Madang/JC yang batang bawahnya merupakan hasil cangkokan dan (5) bibit okulasi Siem Madang/Citumello 4475 yang batang bawahnya merupakan hasil cangkokan. Pengkajian rakitan teknologi budidaya jeruk anjuran IPPTP Banjarbaru untuk lahan kering dilakukan di lokasi PSSP Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan. Pembandingan dengan teknologi petani dilakukan dengan uji-T terhadap parameter komponen pertumbuhan dan hasil. Pertumbuhan tanaman sampai dengan umur 6 bulan setelah tanam, tanaman dari bibit hasil okulasi lebih baik dibandingkan dari bibit cangkokan langsung maupun cangkokan pada batang-batang bibit okulasi. Berdasarkan pengamatan komponen pertumbuhannya, rakitan teknologi budidaya jeruk anjuran IPPTP Banjarbaru menghasilkan pertumbuhan tanaman lebih baik dari pada teknologi petani. Pengkajian ini perlu pengamatan lebih lanjut agar diperoleh kesimpulan yang tepat mengenai teknik budidaya jeruk yang diadopsi oleh petani di wilayah pengembangan
Show more [+] Less [-]AGROVOC Keywords
Bibliographic information
This bibliographic record has been provided by Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination