Antigen from irradiated Trypanosoma evansi and its correlation with antibody forming
1998
Sadi, S. | Arifin, M. (Badan Tenaga Atom Nasional, Jakarta (Indonesia). Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi)
English. In this research parasites of T. evansi was weakened by gamma irradiation at the dose of 300 Gy. This antigen before being used was coupled/bounded with a carrier (Freund's adjuvant). West Star rats of 3 months old were used as treated animal. These animals were divided into 4 groups, each group contained 5 rats. Group I (Control) was untreated animals, Group II (Radiation) the animal were irradiated with a low dose of 0.5 Gy, Group III (Immunization) the animals were immunized with irradiated antigen, and Group IV (Immunization and radiation) the animals were immunized and then irradiated with a low dose of 0.5 Gy. Immunization were done by intraperitoneal route with irradiated antigen (0.5-1 ml). These result were as follows: the polyclonal antibody forming of Group I (Control), Group II (Radiation), Group III (Immunization), and Group IV (Immunization and radiation) were 6.34; 5.96; 7.56; and 5.88 mg/ml, respectively. Group III (Immunization) yielded polyclonal antibody a little higher than the other treated animals. Eventhough the antigen was coupled with a carrier, it seemed that it did not influence the parasites variant antigenic types (VAT)
Show more [+] Less [-]Indonesian. Pada penelitian ini parasit T. evansi dilemahkan dengan cara iradiasi gamma dengan dosis 300 Gy. Sebelum diimunisasi antigen tersebut diikat dengan carrier (Freund's adjuvant). Hewan percobaan yang dipakai adalah tikus West Star yang berumur sekitar 3 bulan. Hewan percobaan tersebut dibagi dalam 4 kelompok dan masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor tikus. Kelompok I (kontrol) dimana hewan tidak mendapat perlakuan apapun, Kelompok II (Radiasi) hewan diiradiasi dengan dosis rendah (0.5 Gy), Kelompok III (Imunisasi) hewan diimunisasi dengan antigen iradiasi, dan Kelompok IV (Imunisasi dan Radiasi) dimana hewan diimunisasi dan kemudian diiradiasi dengan dosis rendah (0,5 Gy). Penyuntikan dilakukan secara intraperitoneal dengan volume antigen iradiasi 0,5-1 ml. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah antibodi poliklonal pada Kelompok I (Kontrol, Kelompok II (Radiasi), Kelompok III (Imunisasi) dan Kelompok IV (Imunisasi dan Radiasi) masing-masing 6,34; 5,96; 7,56; dan 5,88 mg/ml. Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian ini adalah hewan yang mendapat perlakuan imunisasi, antibodi poliklonalnya lebih tinggi sedikit dari pada perlakuan lainnya. Meskipun antigen telah diiradiasi dan diikat dengan carrier lainnya ternyata sifat VAT parasit tidak terpengaruh
Show more [+] Less [-]AGROVOC Keywords
Bibliographic information
This bibliographic record has been provided by Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination