[Transportation and fattening of Oreochromis niloticus]
2001
Hadisubroto, I. (Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian, Semarang (Indonesia))
Indonesian. Pada bulan Agustus 1997 telah dilakukan pengiriman benih ikan nila merah dari Balai Benih Ikan Janti dan PT Aquafarm Nusantara dari Klaten ke waduk Kedung Ombo dusun Ngasinan, Sragen. Pengangkutan dengan sistem tertutup menggunakan kantong plastik dengan perbandingan air dan oksigen murni 1:2, air dan ikan 1:3 dengan lama angkut sekitar 2 jam. Jumlah kematian ikan dihitung dengan metode Survival Rate, SR = Nt/No x 100 persen. Masa aklimatisasi yang berlangsung selama 10 hari pada jaring waring ukuran 4x4x3 m kubik dengan SR untuk BBI Janti 72 persen dan Aquafarm 77 persen, sementara benih yang berasal dari keramba jaring apung (KJA) petani ikan setempat SR nya 100 persen. Selama masa pembesaran yang berlangsung sekitar 3 bulan, SR benih yang berasal dari BBI Janti, Aquafarm dan UPR Celep masing-masing 54 persen, 72 persen dan 77 persen. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa selama berlangsungnya El Nino kepadatan tebar benih ikan sebaiknya dikurangi
Show more [+] Less [-]AGROVOC Keywords
Bibliographic information
This bibliographic record has been provided by Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination