The effectiveness of soybean variety and trap-crops area implemented as deposite site of Etiella zinckenella's eggs
2000
Tengkano, W. | Supriyatin | Marwoto (Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian, Malang (Indonesia))
English. Soybean pod borer, Etiella zinckenella Tr. is one of the main pest of soybean in Indonesia. The insect more attractive to deposite eggs on several soybean varieties, and therefore these varieties could be used as trap crops for pod borer. Research on the effect of soybean variety and the size of planting area on its effectivity as trap crop for E. zinkenella was conducted at IPPTP Mojosari in dry season 1998. The experiment was arranged in split plot design with soybean variety MLG 3023 and Malabar as main plot, and the size area of trap crop as sub plot. Five size areas were 5, 10, 15, 20 and 25 percent of the planting area of soybean. The main crop is Wilis variety total. The result indicated that adult of E. zinckenella was more interested in laying eggs into the MLG 3023 than to Malabar. The average number of egg laid and larva population at MLG 3023 was 24.6 percent and 29.4 percent while at Malabar was 6.6 percent and 13.3 percent. The optimum trap-crop's area where E. zinckenella laying eggs was 15 percent of the total soybean planting area
Show more [+] Less [-]Indonesian. Penggerek polong kedelai, Etiella zinckenella Trietschke merupakan hama utama pada tanaman kedelai di Indonesia. Hama ini memiliki beberapa jenis tanaman inang. Beberapa varietas kedelai lebih menarik imago E. zinkenella untuk meletakkan telur sehingga dapat digunakan sebagai perangkap telur serangga tersebut. Penelitian pengaruh varietas dan ukuran luas pertanaman kedelai terhadap efektivitasnya sebagai perangkap peletakan telur E. zinckenella telah dilaksanakan di Mojosari pada MK 1998 dengan rancangan petak terbagi. Petak utama adalah tanaman perangkap yaitu kedelai varietas Malabar dan MLG 3023, dan ukuran luas pertanaman perangkap sebagai anak petak yang terdiri atas 5 taraf yaitu seluas 5, 10, 15, 20 dan 25 persen dari ukuran luas petak. Sebagai tanaman utama adalah kedelai varietas Wilis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedelai varietas MLG 3023 lebih menarik sebagai perangkap peletakan telur E. zinckenella dibanding dengan Malabar. Rata-rata jumlah telur yang diletakkan adalah 24,6 dan 6,6 persen masing-masing pada MLG 2023 dan Malabar. Sedangkan jumlah larva pada MLG 2023 dan Malabar adalah 24,4 dan 13,3 persen. Ukuran luas pertanaman perangkap yang optimum adalah 15 persen dari ukuran luas petak
Show more [+] Less [-]AGROVOC Keywords
Bibliographic information
This bibliographic record has been provided by Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination