[Farm management on shifting cultivation lands in South Sulawesi (Indonesia)]
1994
Sudharto, T. | Rembon, L. | Irawan (Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat, Bogor (Indonesia))
Indonesio. Penelitian usahatani pada lahan perladangan berpindah di Propinsi Sulawesi Selatan telah dilaksanakan selama 3(tiga) Musim Tanam (MT) yaitu MT 1990/1991, MT 1991/1992 dan MT 1992/1993. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi bahan hijauan Vetiveria zizanioides lebih tinggi dibandingkan dengan Flemingia congesta tetapi unsur hara yang dikembalikan ke dalam tanah melalui bahan hijauan Flemingia congesta lebih banyak. Bahan hijauan baik tanaman Vetiveria zizanioides maupun Flemingia congesta dapat memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Pola tanam jagung dan kacang tanah adalah pola usahatani yang paling menguntungkan dengan nilai produksi Rp. 919.900/ha. Bentuk hasil usahatani tanaman pangan yang dapat meningkatkan pendapatan petani adalah berupa penjualan jagung muda. Melalui pola usahatani konservasi pendapatan kotor peladang berpindah dari tahun ke tahun meningkat 25-158 persen. Petani peladang berpindah umumnya tergolong miskin yang perlu mendapatkan subsidi dari pemerintah
Mostrar más [+] Menos [-]Palabras clave de AGROVOC
Información bibliográfica
Este registro bibliográfico ha sido proporcionado por Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination