[Zeolite scale application on composting of cow manures using Zingiber officinale as indicator plant which still green harvested]
1998
Sufianto (Universitas Muhammadiyah, Malang (Indonesia). Fakultas Pertanian)
Indonesio. Masyarakat konsumen semakin menyadari bahwa bertani dengan menggunakan pupuk buatan, mendatangkan ekses bagi konsumen produk usahatani secara langsung. Oleh karena itu, alternatifnya yang ditempuh adalah pemanfaatan bahan organik (BO). BO dapat digunakan secara efektif setelah terurai dengan sempurna. Proses penguraian BO sangat menentukan kualitas dan kuantitas hara juga berpengaruh terhadap lingkungan sekitarnya. Untuk mengatasinya diperlukan zeolit dengan ukuran yang tepat. Penggunaan pupuk sintetis di bidang pertanian telah pada batas meresahkan pengkonsumsinya. Untuk mengatasinya maka diperlukan metode lain yang tidak berefek atau mampu menekannya terhadap konsumen. Penggunaan BO (bahan organik) merupakan suatu alternatif, mengingat dari sisi ketersediaan, variasi, dan keunggulannya bagi tanaman dan lingkungan. Kendala penggunaan BO diperlukan pengomposan terlebih dahulu. Dalam proses pengomposan diperlukan kesempurnaan untuk menghindari lepasnya hara dan juga menjaga kondisi lingkungan dari cemarannya. Pemberian zeolit dalam proses pengomposan BO mampu menekan hara yang hilang dan bau yang tidak enak, yang muncul karena proses pengomposan tersebut. Hasil penelitian penggunaan zeolit terjadi interaksi antara dosis dan konsentrasi yang harus diberikan. Kombinasi 20 g zeolit/l air dan 1.5 l larutan zeolit/petak, mampu menyempurnakan pengomposan dan berpengaruh positif terhadap tanaman jahe yang dipanen muda
Mostrar más [+] Menos [-]Palabras clave de AGROVOC
Información bibliográfica
Este registro bibliográfico ha sido proporcionado por Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination