Selection of parents on yard long bean using diallel; technique and estimation of genetic parameters
2000
Kasno, A. | Trustinah | Moedjiono
Inglés. Diallel is a genetic design which is used for selecting the best parents from the equilibrium of random mated population with the combining ability as the selection criteria. Some genetics parameters such as additive variance, non additive variance, heritability in the narrow sense or broad sense can be estimated by using general combining ability and specific combining ability. Hybridization was done in green house from April to July 1997 using 6 x 6 of the diallel method. Parents used were MLG 15235, MLG 15112, MLG 15101, MLG 15160, MLG 15099, and MLG 15184. The F1 seed of 15 cross combinations and 6 parents (partial diallel) grown in Gondanglegi (Malang District) from January to April 1998 using a randomized block design replicated 3 times. Evaluation of F1 population to its perents using the potence ratio showed that days to flowering, days to maturing, pod number and seed weight were controlled by different genes for each traits and pair of crosses. Many of them having value of potence ratio -1h1 which indicated the over dominance effect. General combining ability for days to flowering, days to maturing, and pod number were highly significant, and significant for pod length and seed weight which indicated the role of additive genes. Among those traits, number of pod per plant having high heritability estimate (narrow sense), so it could be used as selection criteria on the early generation. By using the highest of general and specific combining ability, MLG 15101 was recommended as genes source for earliness of flowering and maturing; MLG 15099 for seed weight; and MLG 15112 and MLG 15160 were for number of pod
Mostrar más [+] Menos [-]Indonesio. Dialil merupakan rancangan genetik yang antara lain digunakan untuk memilih tetua dari suatu populasi kawin acak yang dalam keadaan seimbang dengan menggunakan daya gabung sebagai kriteria. Dengan diperolehnya daya gabung umum atau khusus, dapat diduga beberapa parameter genetik penting, terutama ragam genetik aditif, ragam genetik bukan aditif, dan heritabilitas dalam arti sempit atau luas. Dari informasi tersebut dapat ditentukan prosedur seleksi dan bentuk varietas yang dimungkinkan. Silang dialil 6 x 6 pada kacang panjang dilakukan pada bulan April hingga Juli 1997 di rumah kaca Balitkabi. Tetua yang digunakan adalah MLG 15235, MLG 15112, MLG 15101, MLG 15160, MLG 15099, dan MLG 15184. Percobaan lapang dilaksanakan di Gondanglegi dari Januari hingga April 1998 dengan menggunakan rancangan acak kelompok, dan diulang tiga kali. Bahan percobaan terdiri dari 6 tetua dan 15 populasi (dialil sebagian). Umur berbunga, umur panen, jumlah polong, panjang polong dan berat biji diamati dan dianalisis ragam menurut Model I. Penilaian F1 terhadap tetua dengan menggunakan nisbah potensi (potense ratio) menunjukkan bahwa pewarisan umur berbunga, umur panen, panjang polong, jumlah polong, dan berat biji dikendalikan oleh aksi gen yang berbeda untuk masing-masing sifat dan masing-masing persilangan. Sebagian besar memperlihatkan adanya dominasi lebih (over dominance) dengan nilai -1h1 dan ada yang tidak memiliki dominasi serta dominasi positif atau negatif tidak sempurna. Daya gabung umumnya untuk umur berbunga dan jumlah polong sangat nyata, dan nyata untuk panjang polong, dan berat biji. Pada sifat-sifat tersebut pengaruh kerja gen aditif lebih besar. Dengan menggunakan nilai daya gabung umum dan daya gabung khusus terbesar, MLG 15101 sangat baik untuk sumber gen umur berbunga dan umur panen genjah, MLG 15099 untuk berat biji yang banyak, MLG 15112 dan MLG 15160 untuk sumber gen jumlah polong yang banyak
Mostrar más [+] Menos [-]Palabras clave de AGROVOC
Información bibliográfica
Este registro bibliográfico ha sido proporcionado por Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination