Effects of defaunator combined with microbial growth factors on ruminal digestibility of rice straw
1998
Talib, A. (Balai Penelitian Ternak, Bogor (Indonesia)) | Devi, D. | Widiawati, Y. | Mas'ud, Z.A.
Inglés. A system of defaunating agent combined with microbial growth factors (FPM) was conducted to improve the ruminal digestion of rice straw. Combination of methanol-extracted Sapindus rarak fruit (EKM) with each FPM was added into anaerobic medium of ruminal fermentation. Rice straw was used as substrate and inoculum used was fluid of sheep. Fermentation microbial of the substrate was incubated at 39 deg. C for 96 hours. The experiment consisted of 10 treatments: control without EKM; control + EKM (1.000 ppm); control + EKM combined with Zn (8 ppm), Cu (0.8 ppm), folic acid (0.1 ppm), thiaminhydrochloride (0.05 ppm), riboflavin (0.05 ppm), phenylpropionic acid (100 ppm), molasses (45 ppm), and mixture of all FPM used (Mix FPM). Measurements were: gas production; protozoal and bacterial populations; contents of volatile fatty acids (VFA), lactic acid and NH3-N; pH of medium. The results show that FPM increase EKM effects on ruminal digestibility of rice straw except treatments of thiaminhydrochloride and riboflavin. The highest cumulative gas production was obtained by treatment of EKM combined with Mix FPM (168 ml versus 91 ml of treatment of EKM without FPM). EKM individually or combined with FPM could eliminate 46-83 percent protozoal population, where the highest elimination of protozoal population was given by combination of EKM with Mix FPM (83 percent): Elimination of protozoal population caused increment of bacterial population on all treatments except on folic acid treatment. The highest increment of bacterial population was given by treatment of combination EKM with Mix FPM ( 500 percent). Therefore combination of EKM with Mix FPM is concluded to be the most effective in improving ruminal digestibility of rice straw
Mostrar más [+] Menos [-]Indonesio. Suatu sistem defaunasi yang dikombinasikan dengan faktor pertumbuhan mikroba (FPM) telah dilakukan untuk memperbaiki kecernaan ruminal jerami padi. Kombinasi ekstrak kasar metanol (EKM) dari buah lerak dengan masing-masing FPM ditambahkan ke dalam medium fermentasi ruminal secara anaerobik. Jerami padi digunakan sebagai substrat dan cairan rumen domba sebagai inokulum. Substrat (jerami padi) difermentasi ruminal secara anaerobik. Jerami padi digunakan sebagai substrat dan cairan rumen domba sebagai inokulum. Substrat (jerami padi) difermentasi secara mikrobial pada suhu 39 derajat Celcius selama 96 jam. Percobaan terdiri atas 10 perlakuan: kontrol tanpa EKM; kontrol ditambah EKM (1.000 ppm) dan dikombinasikan masing-masing dengan Zn (8 ppm); Cu (0,8 ppm); asam folat (0,1 ppm); thiaminhidrokhlorida (0,05 ppm); riboflavin (0,05 ppm); asam fenilpropionat (100 ppm); molases (45 ppm), dan gabungan dari seluruh pertumbuhan yang digunakan (Mix FPM). Peubah yang diukur, produksi gas, populasi protozoa dan bakteri, kandungan asam-asam lemak volatil (VFA), asam laktat, N-NH3 dan pH medium. Hasil percobaan menunjukkan bahwa FPM yang digunakan dapat meningkatkan pengaruh EKM terhadap kecernaan ruminal jerami padi, kecuali thiaminhidrokhlorida dan riboflavin. Produksi gas kumulatif tertinggi diberikan oleh kombinasi EKM dengan Mix FPM (168 ml versus 91 ml perlakuan EKM tanpa FPM). EKM baik secara individual maupun kombinasi dengan FPM dapat mengeliminasi 46-83 persen populasi protozoa, dengan eliminasi populasi protozoa tertinggi (83 persen) diberikan oleh kombinasi EKM dengan Mix FPM. Eliminasi sebagian besar populasi protozoa mengakibatkan peningkatan populasi bakteri pada semua perlakuan kecuali perlakuan asam folat. Peningkatan populasi bakteri tertinggi diberikan oleh perlakuan kombinasi EKM dengan Mix FPM ( 500 persen). Kombinasi EKM dengan Mix FPM disimpulkan sebagai yang terbaik untuk meningkatkan kecernaan ruminal jerami padi
Mostrar más [+] Menos [-]Palabras clave de AGROVOC
Información bibliográfica
Este registro bibliográfico ha sido proporcionado por Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination