[Opportunity and prospect of fruit and plantation crops market]
1999
Sukmadinata, T. (Badan Agribisnis, Jakarta (Indonesia))
Indonesio. Naiknya nilai kurs USD rupiah yang telah menggoyahkan perekonomian Indonesia, juga meningkatkan harga produk ekspor dan impor, karenanya dapat digunakan sebagai pemicu untuk meningkatkan pengembangan agribisnis berbasiskan komoditas jeruk, rambutan, pisang, salak, karet dan kelapa sawit guna meningkatkan ekspor dan memasok pasar dalam negeri. Pemanfaatan peluang pasar ekspor dan domestik dapat terkendala oleh penyediaan pasokannya karena bunga kredit bank sangat tinggi dan situasi ekonomi politik yang kurang mendukung. Untuk itu perlu dikembangkan kredit-kredit program untuk mendorong investasi dalam agribisnis. Selain itu, pengembangan dan kelanggengan usaha agribisnis ini sangat dipengaruhi oleh efisiensi pemasarannya, yang dapat dipengaruhi oleh cara transaksi, dan peraturan-peraturan yang melandasinya. Cara transaksi, saluran distribusi, dan margin pemasaran bervariasi menurut komoditi, lokasi dan waktu. Salah satu upaya untuk memperbaiki pemasaran ini antara lain dengan dibangunnya terminal agribisnis di lokalita-lokalita pengembangan agribisnis dan di pasar sasaran
Mostrar más [+] Menos [-]Palabras clave de AGROVOC
Información bibliográfica
Este registro bibliográfico ha sido proporcionado por Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination