[Efficiency of N fertilization using leaf color chart on rice grown on irrigated land]
1999
Firmansyah, I.U. | Rauf, M. | Sriwidodo | Fadhly, A.F. | Baco, D. (Balai Penelitian Jagung dan Serealia Lain, Maros (Indonesia))
Inglés. Nitrogen fertilizer experiment using Leaf Color Chart (LCC) on irrigated lowland rice was carried out in experimental farm of Maros Research Installation with Alluvial soil (Tropaquepts) in dry season from May to August 1999 to study the efficiency of N-urea fertilizer utilization based on the color change of rice leaf. Urea at the rate of 200 kg/ha was applied two times at 7 and 30 days after planting (dap), 100 kg/ha each. At 7 dap, 50 kg SP 36 and 50 kg KCl/ha were also applied with urea. Fertilizer application at plots using LCC were 60 kg urea/ha plus P and K fertilizer. Second fertilizer was done when the rice leaf color showed score of 3. The leaf color change was observed every 7 days after the first fertilization. IR 66 and Ciliwung varieties were planted at the space of 20 cm x 22.5 cm. The plots size was 5 m x 10 m. Split plot design was used with 5 replications. There was no interaction between variety and urea fertilization. The second N-urea fertilizer application using LCC provided highest dry grain yield (5.8 t/ha) but not significantly different with conventional recommended method (5.6 t/ha). Second application of nitrogen using LCC, besides increased rice yield, also saved the utilization of urea fertilizer as much as 20 percent
Mostrar más [+] Menos [-]Indonesio. Penelitian pemupukan N dengan teknik pendekatan bagan warna daun (Leaf Color Chart/LCC) pada padi sawah irigasi ditujukan untuk memperoleh efisiensi penggunaan pupuk N-urea dengan cara pengaturan waktu pemberian pupuk urea yang didasarkan pada gejala perubahan warna daun padi. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah Instalasi Penelitian Maros dengan jenis tanah Alluvial (Tropaquepts) pada musim kemarau dari bulan Mei s/d Agustus 1999. Takaran pupuk yang digunakan pada paket rekomendasi adalah 200 kg urea + 50 kg SP 36 dan 50 kg KCl per ha yang diberikan dua kali yaitu pemupukan pertama diberikan 7 HST dengan takaran 100 kg urea ditambah seluruh pupuk P dan K, sisanya diberikan 30 hari setelah pemupukan pertama. Sedangkan pada perlakuan LCC pemupukan pertama diberikan dengan takaran 60 kg urea ditambah seluruh pupuk P dan K. Pemupukan kedua sebanyak 100 kg diberikan setelah adanya perubahan warna daun pada skala seluas 5 x 10 meter persegi dengan rancangan petak terpisah, diulang 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara varietas dan perlakuan pemupukan. Waktu pemberian pupuk N kedua dengan menggunakan bagan warna daun memberikan hasil gabah lebih tinggi tetapi tidak berbeda nyata yaitu 5,8 t/ha gabah kering panen, sedangkan hasil gabah dari perlakuan paket rekomendasi 5,6 t/ha, dengan demikian penentuan pemupukan N kedua pada padi sawah irigasi dengan penggunaan bagan warna daun selain dapat meningkatkan hasil juga menghemat penggunaan pupuk urea sebanyak 20 persen
Mostrar más [+] Menos [-]Palabras clave de AGROVOC
Información bibliográfica
Este registro bibliográfico ha sido proporcionado por Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination