Kajian aspek produksi dan pemasaran jeruk pada lahan pasang surut dan lahan kering di Sulawesi Selatan: studi kasus di kabupaten Luwu dan Selayar.
1994
Saptana | Noekman K.M.
BAHASA: Tulisan ini bertujuan untuk membahas: pertama mengidentifikasi potensi lahan pengembangan jeruk, kedua mengkaji keragaan dan kelayakan usaha tani jeruk pada lahan pasang surut dan lahan kering, ketiga mengkaji sistem pemasaran jeruk, dan keempat mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi baik pada aspek produksi maupun pemasarannya, sehingga bisa dirumuskan strategi pengembangannya. Berdasarkan kelayakan finansial menunjukkan bahwa usahatani jeruk layak diusahakan baik di daerah sentra produksi lama (lahan kering) maupun di daerah sentra produksi baru (lahan pasang surut), yaitu dengan nilai B/C 3,09 untuk sentra lama dan 2,25 untuk sentra baru, NPV sebesar Rp2.674.000 untuk sentra lama dan Rp5.305.000 untuk sentra baru, IRR = 50,88 persen sentra lama dan 53,97 persen untuk sentra baru. Pada aspek pemasaran menunjukkan bahwa besarnya margin pemasaran jeruk keprok selayar sebesar Rp1.125/kg atau 69,23 persen dari harga jual pedagang pengeser Ujung Pandang, yang terdiri dari margin biaya Rp337/kg (30 persen) dan margin keuntungan sebesar Rp788/kg (70 persen). Sedangkan margin pemasaran Jeruk Siam asal Kabupaten Luwu sebesar Rp1.200/kg atau 70,59 persen dari harga jual pengecer Ujung Pandang, yang terdiri margin biaya Rp311/kg (26 persen) dan margin keuntungan Rp889/kg (74 persen).
Mostrar más [+] Menos [-]Palabras clave de AGROVOC
Información bibliográfica
Este registro bibliográfico ha sido proporcionado por Wolters Kluwer