Teknik sederhana penyimpanan jagung pipilan di tingkat petani lahan kering.
1994
Ginting E. | Bedjo
BAHASA: Di beberapa daerah di Indonesia, jagung digunakan sebagai bahan makanan pokok atau campuran makanan pokok. Pada daerah-daerah tersebut, tanaman jagung umumnya ditanam pada awal musim hujan di lahan kering/tegal. Panen jagung maksimum 2 kali dalam setahun. Berkaitan dengan tujuan konsumsi, penyimpanan menjadi kegiatan yang penting akibat timbulnya masalah kehilangan hasil jagung (susut berat dan susut mutu) dalam penyimpanan akibat serangan hama, jamur dan tikus. Besarnya kehilangan hasil tersebut sangat dipengaruhi oleh kondisi awal biji sebelum disimpan (kadar air dan biji pecah), alat pengemas yang digunakan dan kondisi lingkungan. Malang Selatan merupakan contoh daerah penghasil jagung yang 63 persen hasilnya digunakan untuk konsumsi. Petani umumnya menyimpan jagung di atas para-para, dalam karung plastik glangsi atau keranjang bambu. Dengan cara penyimpanan tersebut, kehilangan hasil rata-rata 17,4 persen selama 4 bulan. Metode penyimpanan ini perlu diperbaiki untuk memperpanjang daya simpan jagung minimal 6 bulan guna menunjang ketersediaan bahan pangan sampai panen berikutnya. Teknik penyimpanan yang diupayakan haruslah mudah, murah dan aman bagi kesehatan untuk dapat diterapkan oleh petani kecil lahan kering. Penelitian teknik penyimpanan jagung pipilan di Malang Selatan (kadar air awal di bawah 11 persen) dengan menggunakan pengemas karung plastik/glangsi yang dirangkapi dengan kantong plastik PE 0,15 mm, ternyata efektif sampai 6 bulan (tingkat kerusakan 4,8 persen)dibanding dengan kontrol (karung plastik) yang mencapai 93,1 persen. Kapasitas pengemas ini 40 kg dengan biaya penyimpanan Rp 28/kg jagung. Pengemas lain yang juga efektif sampai 6 bulan, adalah kaleng biskuit (tingkat kerusakan 4,3 persen). Namun, alat ini kapasitasnya kecil (15 kg) dan biayanya lebih mahal (Rp 100/kg). Penyimpanan jagung pipilan (kadar air maksimal 13 persen) dengan menggunakan bahan desikan abu dapur (20 persen) juga efektif sampai bulan ke-5 (tingkat kerusakan 7,1 persen). Caranya, abu dapur disebarkan pada bagian luar karung plastik pengemas biji jagung (glangsi ganda). Biaya penyimpanan relatif murah (Rp 29/kg jagung), namun kurang praktis dan berpengaruh terhadap kenampakan biji jagung.
Mostrar más [+] Menos [-]Palabras clave de AGROVOC
Información bibliográfica
Este registro bibliográfico ha sido proporcionado por Wolters Kluwer