[Effect of particle size of agricultural lime on productivity of soybean grown on acidic soil]
1989
Hakim, N. (Universitas Andalas, Padang (Indonesia). Fakultas Pertanian)
Indonesio. Pengkajian berbagai kehalusan kapur giling untuk meningkatkan produksi kedelai pada tanah masam, telah dilakukan sejak bulan oktober 1988 sampai Februari 1989 di Sitiung IV Sumatra Barat. Tujuannya adalah untuk menentukan kehalusan kapur giling yang lebih baik untuk mengendalikan kemasaman tanah dan meningkatkan produksi kedelai pada tanah masam. Percobaan terdiri atas 8 perlakuan kehalusan kapur dan 1 kontrol, dengan 3 ulangan dalam bentuk rancangan acak kelompok. Perlakuan tersebut adalah: A = tanpa kapur. B = 100 persen berkehalusan 20-40 mesh C = 100 persen berkehalusan 40-60 mesh D = 100 persen 60-80 mesh. E = 100 persen berkehalusan 80-100 mesh. F = 100 persen lolos 20 mesh, 50 persen diantaranya lolos 80 mesh. G = 100 persen lolos 40 mesh, 50 persen diantaranya lolos 80 mesh. H = 100 persen lolos 40 mesh, 50 persen diantaranya lolos 60 mesh. I = 90 persen lolos 20 mesh, 60 persen diantaranya lolos 80 mesh. Kapur diberikan sebanyak 3 ton CaCO3/ha (1 x Al-dd) dan diiringi dengan pemupukan sebanyak 75 kg Urea, 150 kg TSP, 75 kg KCl, dan 75 Kiserit tiap hektar. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semua kehalusan kapur mulai dari 100 persen berkehalusan 20-40 mesh sampai 100 persen berkehalusan 80-100 mesh dan berbagai kombinasinya, adalah sama baiknya dalam mengendalikan kemasaman tanah dan meningkatkan produksi kedelai, dengan hasil biji kedelai 1,5-1,9 ton/ha. Untuk program pengapuran selanjutnya kehalusan kapur giling yang beragam dari 100 persen lolos 20 mesh sampai 100 persen lolos 80 mesh dapat direkomendasikan.
Mostrar más [+] Menos [-]Palabras clave de AGROVOC
Información bibliográfica
Este registro bibliográfico ha sido proporcionado por Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination