Respon Simbiosis Rhizobium Japonicum Kirchner dengan Perakaran Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merril) terhadap Aplikasi Pseudomonas fluorescens Migula | Respon Simbiosis Rhizobium Japonicum Kirchner dengan Perakaran Tanaman Kedelai (Glycine max (L.) Merril) terhadap Aplikasi Pseudomonas fluorescens Migula
2025
Muliani, Yenny | Yustiano, Anton | Ustari, Debby | Irmawatie, Lilis | Azzahra, Alya Nabilah
Inglés. Kedelai merupakan tanaman sorgum yang memiliki bentuk bintil akar yang biasanya mampu mengikat nitrogen (N2). Penerapan P. fluorescens dapat mempengaruhi simbiosis R. japonicum pada akar tanaman kedelai. Tujuan percobaan ini untuk mengetahui simbiosis R. japonicum terhadap aplikasi P. fluorescens dengan menggunakan analisis Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali, sehingga terdapat 25 unit percobaaan. Perlakuan terdiri dari A1: Kontrol (tanpa Pseudomonas fluorescens); A2: 5ml l-1 ; A3: 10ml l-1 ; A4: 15ml l-1 ; A5: 20ml l-1. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian P. fluorescens dengan kosentrasi yang paling tinggi A5 : 20 ml l-1 diantara semua perlakuan terbaik pada komponen pengamatan (jumlah bintil akar, bobot basah bintil akar, jumlah polong per tanaman, bobot seratus biji per perlakuan) bersimbiosis dengan R. japonicum.
Mostrar más [+] Menos [-]Indonesio. Kedelai merupakan tanaman sorgum yang memiliki bentuk bintil akar yang biasanya mampu mengikat nitrogen (N2). Penerapan P. fluorescens dapat mempengaruhi simbiosis R. japonicum pada akar tanaman kedelai. Tujuan percobaan ini untuk mengetahui simbiosis R. japonicum terhadap aplikasi P. fluorescens dengan menggunakan analisis Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali, sehingga terdapat 25 unit percobaaan. Perlakuan terdiri dari A1: Kontrol (tanpa Pseudomonas fluorescens); A2: 5ml l-1 ; A3: 10ml l-1 ; A4: 15ml l-1 ; A5: 20ml l-1. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian P. fluorescens dengan kosentrasi yang paling tinggi A5 : 20 ml l-1 diantara semua perlakuan terbaik pada komponen pengamatan (jumlah bintil akar, bobot basah bintil akar, jumlah polong per tanaman, bobot seratus biji per perlakuan) bersimbiosis dengan R. japonicum.
Mostrar más [+] Menos [-]Información bibliográfica
Este registro bibliográfico ha sido proporcionado por Perjuangan University