Performa Pertumbuhan Patin (Pangansianodon hypophthalmus) Pentaploid pada Fase Pembesaran | Growth Performance of Pentaploid Patin (Pangasianodon hypophthalmus) in Nursery Phase
2025
Zahra, Cut Aisyah | Carman, Odang | Sudrajat, Agus Oman
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lama waktu pemeliharaan yang dibutuhkan ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) untuk mencapai ukuran konsumsi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempersingkat lama waktu pemeliharaan yaitu melalui pentaploidisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis performa pertumbuhan ikan patin pentaploid pada fase pembesaran. Parameter pertumbuhan dianalisis berdasarkan bobot mutlak, panjang mutlak, laju pertumbuhan harian bobot dan panjang, laju pertumbuhan spesifik. Ikan uji yang digunakan yaitu benih ikan patin berumur 4 bulan dengan bobot 14 hingga 32 g. Ikan dipelihara selama 30 hari pada wadah pemeliharaan berupa hapa berukuran 1x1x1 m dengan kepadatan 6 ekor per hapa. Parameter analisis ploidi dilakukan menggunakan metode preparasi nukleolus dan karakterisasi sel eritrosit. Hasil pengujian selama 30 hari menunjukkan ikan patin pentaploid memiliki performa pertumbuhan yang tidak berbeda nyata dengan ikan patin diploid (p>0,05). Rasio konversi pakan dan tingkat kelangsungan hidup juga tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Karakteristik sel yang ditunjukkan oleh luas sel memperoleh hasil yang berbeda nyata antara diploid dengan pentaploid (p<0,05).
Mostrar más [+] Menos [-]Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lama waktu pemeliharaan yang dibutuhkan ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) untuk mencapai ukuran konsumsi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempersingkat lama waktu pemeliharaan yaitu melalui pentaploidisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis performa pertumbuhan ikan patin pentaploid pada fase pembesaran. Parameter pertumbuhan dianalisis berdasarkan bobot mutlak, panjang mutlak, laju pertumbuhan harian bobot dan panjang, laju pertumbuhan spesifik. Ikan uji yang digunakan yaitu benih ikan patin berumur 4 bulan dengan bobot 14 hingga 32 g. Ikan dipelihara selama 30 hari pada wadah pemeliharaan berupa hapa berukuran 1x1x1 m dengan kepadatan 6 ekor per hapa. Parameter analisis ploidi dilakukan menggunakan metode preparasi nukleolus dan karakterisasi sel eritrosit. Hasil pengujian selama 30 hari menunjukkan ikan patin pentaploid memiliki performa pertumbuhan yang tidak berbeda nyata dengan ikan patin diploid (p>0,05). Rasio konversi pakan dan tingkat kelangsungan hidup juga tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Karakteristik sel yang ditunjukkan oleh luas sel memperoleh hasil yang berbeda nyata antara diploid dengan pentaploid (p<0,05).
Mostrar más [+] Menos [-]Información bibliográfica
Este registro bibliográfico ha sido proporcionado por IPB University in The City of Bogor (formerly Bogor Agricultural University)