[Assessment of beef cattle-based farming systems]
1998
Titihena, M. | Bamualim, U. | Agustin, U.T. (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Ambon (Indonesia))
anglais. Proper information about cattle productivity produced by a research and assessment especially through fattening program in Maluku was not available. The purpose of the assessment of cattle base farming system through semi intensive cattle body weight within a short period, the increase in both quality and quantity of feed by planting the improved variety of green fodder. Sixty male Bali cattle of 1.5 to 2 year old were used to hold 10 cattle. As comparison, eight farmer's own male cattle's of the same age were raised according to the farmer's method (without using cages). All of the cattle's were weighted every two weeks. The green fodder fed daily to the cattle's consisted of weeds and legumes in 3 to 1 ratio as much as 10 percent of cattle's weight. Daily supplement to the green fodder were mineral (NaCl of 100 gr/eq/day) and rice bran concentrate (1 percent of the cattle weight). During the three months fattening period, the weight of cattle's increased by 400 gram/cattle/day in average or between 300 gram/cattle/day to 470 gram/cattle/day, those raised conventionally by the farmers only gained weight of 95 gram/cattle/day. The economic analysis of this assessment showed that after fattening program, the farmers would received the added value as much as Rp. 69.165,-/cattle/month, while those using farmers method would received only as much as Rp. 21.000,-/cattle/month
Afficher plus [+] Moins [-]indonésien. Informasi tentang peningkatan produktivitas sapi potong khususnya melalui program penggemukkan di Maluku yang didapat melalui kegiatan penelitian maupun pengkajian belum ada. Tujuan dari dilaksanakan pengkajian sistem usaha peternakan berbasis sapi potong dengan kegiatan penggemukkan sapi secara semi intensif dikandang adalah untuk meningkatkan produktivitas sapi potong yang telah tercermin melalui pertambahan bobot badan dalam waktu yang relatif singkat, meningkatkan kuantitas dan kualitas pakan melalui penanaman hijauan rumput unggul serta pemanfaatannya bagi ternak disamping limbah pertanian. Pengkajian penggemukkan sapi potong ini menggunakan sapi Bali jantan dengan umur rata-rata 1,5-2 tahun sejumlah 70 ekor yang dibagi dalam 2 tahap masing-masing 30 ekor dengan lama penggemukkan 3 bulan serta 10 ekor sapi Bali untuk penggemukkan dengan menggunakan king grass (rumput unggul). Kajian penggemukkan dikandang dengan sistem semi intensif tahap pertama menggunakan 30 ekor sapi Bali jantan yang tersebar dalam 3 kandang (per kandang 10 ekor). Untuk mengetahui perbedaan sapi yang masuk dalam program penggemukkan dengan sistem gembala (ikat pindah) atau pola petani setempat digunakan 8 ekor jantan milik petani dengan umur yang sama yaitu kurang lebih 1,5-2 tahun yang ditimbang setiap 2 minggu sekali. Pakan hijauan yang diberikan terdiri dari jenis rumput dan leguminosa dengan perbandingan 3:1 dengan patokan 10 persen dari berat badan sapi adalah kebutuhan hijauan per ekor per hari. Mineral yang diberikan adalah garam dapur 100 gram/ekor/hari. Konsentrat berupa dedak diberikan 1 persen - 2 persen dari berat badan sapi. Dari hasil pengkajian tahap I diperoleh pertambahan berat badan sapi yang digemukkan selama 3 bulan rata-rata 400 gram/ekor/hari dengan kisaran 300-470 gram/ekor/hari, penggemukkan dengan menggunakan king grass diperoleh rata-rata 602 gram dengan kisaran 400 gram - 744 gram/ekor/hari, pengkajian tahap II diperoleh rata-rata 554 gram/ekor/hari dengan kisaran 529-575 gram/ekor/hari, sedangkan milik petani adalah 95 gram/ekor/hari. Dari perhitungan ekonomis usaha penggemukkan selama 3 bulan petani akan mendapat nilai tambah sebesar Rp. 48.165,-/ekor/bulan pada tahap I, tahap II Rp. 54.167,- dan pada penambahan king grass Rp. 39.667,- atau rata-rata pendapatan/bulan/ekor sebesar Rp. 69.165,-, Rp. 75.167,- dan Rp. 60.667,- sedangkan pola petani sebesar Rp. 21.000,-/ekor/bulan. Dari hasil rata-rata produksi king grass selama 3 kali pemotongan pada umur 60 hari diperoleh sebesar 34 ton/Ha
Afficher plus [+] Moins [-]Mots clés AGROVOC
Informations bibliographiques
Cette notice bibliographique a été fournie par Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination
Découvrez la collection de ce fournisseur de données dans AGRIS