Yielding and stability of some Arabica promising varieties at various environmental conditions
1998
Hulipi, R. | Mawardi, S. (Pusat Penelitian Kopi dan Kakao, Jember (Indonesia))
anglais. Yield adaptability and stability are considered to be important criteria for varietal recommendation. The purpose of the study was to characterize genotype x environment interaction of six promising Arabica varieties, their yielding adaptability and stability, i.e. BP 415 A, BP 425 A, BP 426 A, BP 427 A, BP 428 A and BP 429 A at various locations, whereas Caturra red, Kartika 1, Kartika 2, USDA 762, AB 7 and S 1934 were used as control varieties. In each site, the experiment was arranged in randomized complete block design with four replications. The stability parameters were analysed by combined methods. The result showed that yield adaptability and stability were predominantly affected by environmental conditions. The greatest adaptable and stable variety among the promising Arabica varieties at all locations belonged to BP 426 A and BP 428 A, whereas BP 425 A and BP 429 A were more stable for specific location lower than 1000 m asl.
Afficher plus [+] Moins [-]indonésien. Adaptabilitas dan stabilitas daya hasil merupakan dua kriteria utama untuk menentukan suatu varietas layak dianjurkan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui dayahasil enam varietas harapan kopi Arabika, yaitu BP 415 A, BP 425 A, BP 426 A, BP 427 A, BP 428 A dan BP 429 A pada berbagai kondisi lingkungan. Sebagai pembanding sifat ketahanan karat daun adalah Caturra merah dan S 1934, sebagai pembanding daya hasil adalah Kartika 1 dan Kartika 2, dan sebagai pembanding mutu kopi adalah USDA 762 dan AB 7. Setiap percobaan dirancang secara acak kelompok dalam empat ulangan dan dayahasil diamati selama tiga sampai lima tahun panen. Suatu varietas dikatakan stabil dan adaptabel apabila memiliki dayahasil tinggi, memiliki nilai selisih antara rerata daya hasil varietas tersebut dengan rerata daya hasil semua varietes yang diuji positif, memiliki koefisien regresi tidak berbeda dengan satu serta memiliki selisih koefisien variasi setiap varietas dengan semua varietas minimum. Berdasarkan penelitian ini BP 426 A dan BP 428 A merupakan varietas harapan tipe semi katai yang memiliki daya hasil stabil dan mampu beradaptasi pada semua kondisi lingkungan pengujian, sedangkan BP 425 A meskipun memiliki rata-rata dayahasil tinggi tetapi tidak stabil. Bersama BP 429 A keduanya lebih stabil apabila ditanam pada lahan dibawah 1.000 m dpl., sehingga merupakan varietas pilihan untuk penanaman pada lahan yang serupa dengan kondisi lingkungan tersebut
Afficher plus [+] Moins [-]Mots clés AGROVOC
Informations bibliographiques
Cette notice bibliographique a été fournie par Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination
Découvrez la collection de ce fournisseur de données dans AGRIS