[Effect of seed size and spacing on the harvesting yield of onion of Palu local variety]
1999
Maskar | Sumarni | Kadir, A. | Chatijah (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Biromaru (Indonesia))
anglais. One of constraints in developing shallot of Palu-local variety is low of cultivation technology application, such as supply of high quality seed, optimum plant spacing, and improper cultivation. This research was conducted in farmer area at Gontarano village, Tawaeli District, Donggala Regency; Central Sulawesi to obtain optimum seed size and spacing of shallot. Tree seed sizes and five spacing design was applied in split plot design with three replications. Observation was done on vegetative growth (plant height and number of tiller) and generative growth such as; bulb diameter, wet and dried weight bulb. The result of research showed that seed size did not affect vegetative growth and yield. Plant spacing did not affect vegetative growth, but affected yield components. Plant spacing appropriate to shallot of Palu local variety is 15 cm x 15 cm or 10 cm x 20 cm which produce bulb 12.064 kg/ha and 11.922 kg/ha, respectively.
Afficher plus [+] Moins [-]indonésien. Salah satu kendala pada pengembangan bawang merah varietas lokal Palu adalah masih rendahnya penerapan teknologi budidaya seperti penyediaan bibit yang bermutu, pengaturan jarak tanam yang optimal, dan pemeliharaan tanaman yang belum memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan ukuran umbi dan jarak tanam bawang merah varietas lokal Palu yang optimal. Penelitian ini dilaksanakan pada lahan petani di desa Gontarano, Kecamatan Tawaeli, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, dari bulan April sampai Juli 1999. Diuji tiga jenis ukuran bibit dan lima jenis jarak tanam. Penelitian diatur dengan menggunakan rancangan petak terpisah dan perlakuan diulang tiga kali. Pengamatan dilakukan terhadap pertumbuhan vegetatif (tinggi tanaman dan jumlah anakan/rumpun), serta komponen produksi meliputi diameter umbi, berat umbi basah dan kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran umbi bibit tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif dan produksi, sedangkan jarak tanam tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif, tetapi berpengaruh terhadap komponen produksi. Jarak tanam yang sesuai untuk bawang merah varietas lokal Palu adalah jarak tanam 15 x 15 cm atau 10 x 20 cm yang dapat menghasilkan umbi basah masing-masing 12.064 kg/ha dan 11.922 kg/ha
Afficher plus [+] Moins [-]Mots clés AGROVOC
Informations bibliographiques
Cette notice bibliographique a été fournie par Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination
Découvrez la collection de ce fournisseur de données dans AGRIS