Causal relationships between vegetable prices at producer and consumer levels
2002
Adiyoga, W.,Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Lembang-Bandung (Indonesia)
anglais. The purpose of this study was to identify the causal relationship between prices at producer and consumer levels for some vegetable crops. Causal relationship were identified by utilizing monthly price data of some vegetables (potato, cabbage, shallot, hot pepper, carrot, french bean, bunching onion, celery, and chinese cabbage) covering the period of 1985-1995. Based on the test procedure suggested by Geweke, several types of causal relationship identified by this study are (a) one way causality from producer to consumer level for instance, potato prices from Tanah Karo to Padang, (b) one way causality from consumer to producer level for instance, hot pepper prices from Jakarta to Tanah Karo, (c) independent relationship between prices at producer and consumer level for instance, cabbage prices in Dieng and Surabaya, (d) one way causality from producer to consumer level and instantaneous causality for instance, shallot price in Brebes and Jakarta, (e) one way causality from consumer to producer level and instantaneous causality for instance, cabbage prices in Semarang and Dieng, and (f) feedback relationship between prices at producer and consumer level for instance, potato prices in Pangalengan and Bandung. The identified causality relationships mostly indicate the fast and efficient movement of price information between markets. It should be noted that the indication of efficiency is particularly related to the efficiency of price information flow (speed and accuracy). This study implies that the identified price causal relationships may provide some helps in prices analysis studies, for example in designing the specification of a price forecasting model or in analyzing market segmentation/integration
Afficher plus [+] Moins [-]indonésien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kausal antara harga sayuran di tingkat produsen dan konsumen. Hubungan kausal diidentifikasi dengan menggunakan data harga bulanan sayuran (kentang, kubis, tomat, bawang merah, cabai, wortel, buncis, bawang daun, seledri, dan siampo) di daerah produsen dan konsumen selama kurun waktu 1985-1995. Berdasarkan produsen pengujian Geweke, karakteristik hubungan pasangan harga yang berhasil diidentifikasi dalam penelitian ini adalah (a) hubungan kausalitas satu arah dari tingkat produsen ke konsumen (misalnya, harga kentang di Tanah Karo dengan di Padang), (b) hubungan kausalitas satu arah dari tingkat konsumen ke produsen (misalnya, harga cabai di Jakarta dengan Tanah Karo), (c) hubungan independen antara tingkat produsen dengan konsumen (misalnya harga kubis di Dieng dengan Surabaya), (d) hubungan kuasalitas satu arah dari tingkat produsen ke konsumen serta hubungan seketika (misalnya, harga bawang merah di Brebes dengan di Jakarta), (e) hubungan kausalitas satu arah dari tingkat konsumen ke produsen serta hubungan seketika (misalnya, harga kubis di Semarang dan Dieng), (f) hubungan umpan balik antara tingkat konsumen dengan produsen serta hubungan seketika (misalnya, harga kentang di Pangalengan dengan di Bandung). Hubungan kausalitas yang berhasil diidentifikasi menunjukkan bahwa pergerakan informasi antar sebagian besar pasar berada pada peringkat sangat efisien. Perlu diperhatikan bahwa indikasi tersebut hanya berkaitan dengan efisiensi (kecepatan dan akurasi) arus informasi harga antarpasar, bukan menyangkut tingkat harga yang efisien. Hasil penelitian mengimplikasikan bahwa identifikasi lead/lag dan hubungan kausal dapat mendukung kajian yang berkaitan dengan analisis harga, misalnya dalam merancang spesifikasi model peramalan harga atau analisis segmentasi/integrasi pasar
Afficher plus [+] Moins [-]Mots clés AGROVOC
Informations bibliographiques
Cette notice bibliographique a été fournie par Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination
Découvrez la collection de ce fournisseur de données dans AGRIS