[Problem of weed and its control method in upland rice plantation]
1996
Chairuddin | Simatupang, R.S. (Balai Penelitian Tanaman Pangan Lahan Rawa, Banjarbaru (Indonesia))
indonésien. Luas pertanaman padi gogo di Indonesia pada tahun 1985 adalah 1.146 juta ha atau sekitar 11.6 persen dari luas total pertanaman padi di Indonesia. Padi gogo memberikan sumbangan produksi 5,1 persen dari total produksi nasional. Usaha untuk meningkatkan produksi padi gogo di lahan kering, menghadapi beberapa kendala, salah satu diantaranya adalah masalah gulma. Gulma di lahan kering biasanya tumbuh bersamaan dengan saat berkembangnya padi gogo sekitar umur 20-30 hari. Di pihak lain tanaman padi yang masih muda sangat sensitif terhadap persaingan dengan gulma. Kompetisi antara gulma dengan tanaman padi gogo terhadap unsur hara, air dan ruang mengakibatkan turunnya hasil padi sebesar 81 persen. Berdasarkan beberapa penelitian, dijumpai beberapa jenis gulma yang tumbuh dominan di areal pertanaman padi gogo, yakni gulma golongan rumput berdaun lebar dan teki. Di Kalimantan Selatan gulma yang dominan adalah: Paspalum sp. dan Digitaria sp., Ageratum conizoydes dan Borreria sp. serta Cyperus sp. pengendalian gulma cara manual dengan penyiangan 2 x dapat menekan pertumbuhan gulma dengan baik, begitu juga dengan pemberian herbisida Oksadiazon 250 g/l (Ronstar 25 EC) dan Bentiokarb 400 g/l + Propanil 200 g/l (Satunil 40/20). Hasil yang diperoleh pada cara pengendalian gulma menggunakan herbisida Oksadiazon dosis 3,0 l/ha dan Bentiokarb-Propanil dosis 6,0 l/ha dapat menekan pertumbuhan gulma sampai penutupan 20-30 persen dan dapat meningkatkan hasil sebesar 40-50 persen
Afficher plus [+] Moins [-]Mots clés AGROVOC
Informations bibliographiques
Cette notice bibliographique a été fournie par Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination
Découvrez la collection de ce fournisseur de données dans AGRIS