[Hand sprayer field experiments]
1996
Handoko, I. | Kusumah, R.E. | Sugihartoyo
indonésien. Penanggulangan serangan ulat di tanaman tembakau selama ini menggunakan sistem perpaduan antara ground spraying dan air spraying. Mengingat perkembangan dan pertambahan penduduk di kota Medan semakin meningkat, maka ada kemungkinan penggunaan pesawat terbang untuk aplikasi insektisida akan semakin sulit. Untuk mengantisipasi bila terjadi pembatasan penerbangan untuk penyemprotan insektisida di kemudian hari perlu dicari alternatif lain yang memang dapat membantu penanganan pencegahan serangan ulat di lapangan. Salah satu alternatif yang telah dicoba adalah dengan menggunakan Hand Sprayer sejak tanaman berumur 4 hari sampai dengan tanaman berumur 65 hari, dari hasil percobaan tersebut ternyata persentase serangan ulat hanya berkisar 0.004 persen, sedangkan dengan pesawat terbang 3.44 persen, selain itu ternyata ada penghematan dalam penggunaan biaya untuk pembelian obat yaitu sekitar kurang lebih Rp. 110.900,- ladang. Walaupun terlihat adanya kemungkinan untuk dikembangkan akan tetapi perlu terus dikaji dengan melalui percobaan-percobaan dengan skala yang lebih luas, sehingga nantinya akan dapat direkomendasikan pelaksanaannya
Afficher plus [+] Moins [-]Mots clés AGROVOC
Informations bibliographiques
Cette notice bibliographique a été fournie par Indonesian Center for Agricultural Library and Technology Dissemination
Découvrez la collection de ce fournisseur de données dans AGRIS