[Effect of Curcuma xanthorrhiza powder supplementation on chicken rations on egg quality, egg cholesterol content and faeces]
2002
Zainuddin, D. | Puastuti, W. | Habibie, A.((Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor (Indonesia)))
Temu lawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) merupakan tanaman asli Indonesia yang termasuk salah satu jenis temu-temuan atau jahe-jahean yang mengandung unsur fraksi pati, kurkuminoid dan atsiri. Rimpang temulawak mempunyai aktivitas untuk meningkatkan produksi dan sekresi empedu. Hasil penelitian pada hewan tikus bahwa pemberian kurkuminoid dapat menurunkan peningkatan kolesterol total serum. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung temulawak sebagai upaya untuk menurunkan kadar kolesterol telur dan mencari level optimum temulawak dalam ransum ayam ras petelur. Penelitian ini menggunakan sebanyak 120 ekor ayam ras petelur yang terdiri dari enam perlakuan ransum dengam lima ulangan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial (2 level minyak sayur 0 persen dan 1,0 persen) x 3 level suplementasi tepung temulawak (0 persen, 0,5 persen dan 1,0 persen). Pengamatan dilakukan selama 8 minggu (2 minggu penyesuaian dan 6 minggu perlakuan) terhadap parameter kualitas telur, kolesterol dan feses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara kadar lemak ransum dengan level temulawak untuk menurunkan kandungan kolesterol telur ayam ras. Suplementasi temulawak sampai tingkat 1 persen dalam ransum belum berpengaruh nyata terhadap kandungan kolesterol telur ayam ras. Kadar kolesterol feses yang diberi ransum A2 (minyak sayur 1 persen) menunjukkan hasil yang lebih tinggi dibandingkan ransum A1 (tanpa minyak sayur), sedangkan suplementasi tepung temulawak sampai 1 persen belum menyebabkan perbedaan secara nyata terhadap kadar kolesterol feses.
Показать больше [+] Меньше [-]