Status perikanan ikan terbang di Kei Kecil, Maluku Tenggara.
1994
Choliq A. | Subagiyo
BAHASA: Penelitian tentang pengusahaan ikan terbang di Kei Kecil telah dilakukan pada bulan Agustus 1994. Hasil pengamatan memperlihatkan bahwa ikan terbang ditangkap memakai alat tangkap jaring insang (gill net), sedangkan telurnya sampai saat ini belum diusahakan secara komersial. Ikan terbang yang dijual di pasar Tual kebanyakan berasal dari hasil tangkapan nelayan di Dullah Laut (Kei Kecil). Pendapatan nelayan pemilik motor tempel daerah ini dari usaha penangkapan ikan sebesar Rp. 16.055,50/trip dan Rp. 11.250,-/trip bagi ABK nya.
Показать больше [+] Меньше [-]Английский. A study on the present status flying fish fishery in Kei Kecil was conducted in August 1994. The results showed that flying fish had been exploited commercially (by gillnet), while the roe had not. The flying which was sold in Tual market was mostly from Dullah Laut. The "motor tempel" gillnet owner's and labor's income were Rp. 16,055.50/trip and Rp. 11,250/trip, respectively.
Показать больше [+] Меньше [-]Ключевые слова АГРОВОК
Библиографическая информация
Эту запись предоставил Wolters Kluwer