Toxicity of the Beauveria bassiana against eggs and larva of Cylas formicarius
2014
Prayogo, Y. (Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Cylas formicarius merupakan hama utama pada ubijalar yang dapat menyebabkan kehilangan hasil mencapai 100 persen. Usaha pengendalian yang dilakukan petani yaitu aplikasi insektisida kimia, namun belum diperoleh hasil yang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari toksisitas cendawan Beauveria bassiana terhadap telur dan larva C. formicarius. Penelitian dilakukan di laboratorium Entomologi, Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (Balitkabi). Percobaan disusun menggunakan rancangan acak lengkap, setiap perlakuan diulang lima kali. Perlakuan adalah berbagai umur telur dan berbagai stadia larva C. formicarius. Toksisitas cendawan dihitung berdasarkan persentase telur yang tidak menetas dan jumlah larva yang mati terinfeksi cendawan B. bassiana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toksisitas cendawan B. bassiana ditentukan oleh umur telur dan umur stadia larva. Cendawan B. bassiana sangat toksik sehingga mampu menggagalkan penetasan telur C. formicarius mencapai 100 persen, terutama telur yang baru diletakkanimago (0-4hari). Aplikasi cendawan B. bassiana pada telur C. formicarius yang berumur lima sampai dengan tujuh hari juga toksik karena masih mampu membunuh telur berkisar dari 43-74 persen. Selain itu, telur C. formicarius yang terinfeksi cendawan B. bassiana mengalami terlambat menetas hingga mencapai enam hari setelah aplikasi. Cendawan B. bassiana juga toksikterhadap seluruh stadia larva C formicarius,, yaitu mulai stadia larva instar I sampai dengan stadia larva instar V. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa cendawan B. bassiana sangat toksik terhadap stadia telur maupun larva C. rmicarius. Dengan demikian, cendawantersebut dapat digunalkan sebagai salah sartu alternatif untuk mengurangi pestisida kimia dalammengendalikan penggerek ubgalar C. formicarius
Показать больше [+] Меньше [-]