Study on "dodol" enriched with low-economically fish (by catch)
1994
Chasanah, E. | Harwanti, S. | Suwarda, R. (Sub Balai Penelitian Perikanan Laut Ambon (Indonesia))
Английский. A study on "dodol" processing enriched with trawler's by-catch (croaker) has been conducted in August 1994-January 1995. The most suitable flavouring agent was searched by adding cinnamon and ginger onto "dodol"s dough. The acceptability of the products and panelist's sensitivity on fish flavor were analyzed by hedonic and scoring methods respectively. Addition of fish was done up to 50 percent, and a consumer test on the best product was carried out to 141 respondents in Ambon city. The results showed that ginger was suitable for flavouring agent of this product. There was no significant difference in product's acceptability (P0,05). The chosen product to be developed was the one with 25 percent of fish, and the product had the protein content of 11.97 percent, moisture 40.78 percent, fat of 7.33 percent, and ash of 0.67 percent. The consumer's respons were good, and a positive profit may be obtained if the product could be sold higher than Rp. 155,- per piece (28 gram)
Показать больше [+] Меньше [-]индонезийский. Telah dilakukan penelitian pembuatan dodol yang diperkaya ikan HTS pada bulan Agustus 1994-Januari 1995. Jenis bahan pemberian flavour yang cocok untuk produk ini dicari dengan menambahkan jahe dan kayu manis pada adonan dodol. Sensitivitas dan penerimaan panelis terhadap produk dodol masing-masing diuji dengan metode "scoring" dan "hedonik". Penambahan ikan dilakukan sampai dengan 50 persen. Uji konsumen terhadap produk terpilih dilakukan di Kodya Ambon dengan 141 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jahe adalah bahan pemberi flavour yang tepat untuk produk dodol yang diperkaya ikan. Tidak ada perbedaan penerimaan terhadap sifat organoleptik produk (P0,05), tetapi produk terpilih adalah produk dengan penambahan ikan 25 persen. Pada konsentrasi tersebut, produk mempunyai kadar protein 11,97 persen, air 40,78 persen, lemak 7,33 persen, dan abu 0,67 persen. Tanggapan responden terhadap produk ini sangat baik, dan akan didapatkan keuntungan positif bila produk ini dijual dengan harga lebih besar dari Rp 155,- per bungkus (28 gram)
Показать больше [+] Меньше [-]