Response of sorghum to two row spacings, part 2: total water use and its efficiency
1992
Sugianto, Y. (Balai Penelitian Tanaman Pangan, Bogor (Indonesia)) | Fukai, S.
неизвестный. Radiasi surya merupakan sumber energi utama dalam proses evapotranspirasi dari suatu komunitas tanaman. Oleh karena tajuk tanaman dan permukaan tanah memiliki daya pantul yang berbeda, maka besarnya tingkat penutupan permukaan tanah oleh tajuk tanaman, misalnya dengan mengatur populasi tanaman, akan menentukan besarnya radiasi neto yang tersedia untuk tanaman, yang pada akhirnya akan mempengaruhi efisiensi dan jumlah penggunaan air oleh tanaman. Untuk menguji hipotesis tersebut, sebuah penelitian telah dilakukan untuk mempelajari pengaruh jarak baris terhadap jumlah penggunaan air serta efisiensinya. Dalam penelitian ini sorghum cultivar Goldrush ditanam pada dua jarak baris, baris lebar (wide row spacings, 1 m antar baris) dan baris pendek (narrow row spacings, 0.33 m antar baris), dengan tiga ulangan yang disusun dalam sebuah rancangan percobaan blok acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada periode 30 - 42 hari setelah tanam (HST) tanaman pada baris lebar menggunakan air lebih besar daripada tanaman pada baris pendek, masing-masing 2.7622 mm/hari untuk baris lebar dan 2.2580 mm/hari untuk baris pendek. Namun demikian, pemakaian air yang lebih besar pada baris lebar ini tidak diikuti dengan laju pertumbuhan yang lebih baik, sehingga efisiensi penggunaan air menjadi rendah. Pada perkembangan tanaman lebih lanjut 44-56 HST efisiensi penggunaan air oleh tanaman pada baris lebar meningkat melebihi baris pendek. Hal ini dikarenakan laju pertumbuhan tanaman pada baris lebar meningkat yang diikuti oleh penggunaan air yang lebih rendah
Показать больше [+] Меньше [-]