The Characteristic of Javanese fat tail sheep farming in East Java [Indonesia]
1996
Pamungkas, D. | Affandhy, L. | Wijono, D.B. | Komarudin-Ma'sum (Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Grati, Pasuruan (Indonesia))
Английский. To study the Javanese fat tail farming in East Java, two areas were chosen, the low area (50 m above sea level) represented by Sumenep, Pamekasan, and Probolinggo district and the middle-land area (200-500 above sea level) represented by Pasuruan and Bondowoso district. Data was collected during the dry season (June-July, 1995) for ownership, feeding, hausing, rearing, breeding/reproduction and marketing, and analysed by nonparametrical descriptive methods. The results showed that the dominant feed in both areas was mix grass which is offered less than required, but concentrate was also fed. Farmers lack of knowledge in management and reproduction of sheep. The number of rams were low in both areas and there was a difference in the preference of sale age between the two areas
Показать больше [+] Меньше [-]индонезийский. Suatu observasi telah dilaksanakan untuk mengkaji strategi pola perbaikan managemen pemeliharaan domba ekor gemuk di tingkat peternak di wilayah sentra bibit pedesaan di Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan pada musim kemarau (Juni-Juli 1995) di daerah dataran rendah/DR ( 50 m dpl.) yaitu di Kabupaten Sumenep, Pamekasan, dan Probolinggo dan di daerah dataran sedang/DS (200-500 m dpl.) meliputi Kabupaten Pasuruan dan Bondowoso. Setiap kabupaten dipilih 40 responden (berasal dari dua kecamatan yang terdiri dari dua desa dan setiap desa dipilih 10 responden). Variabel yang diamati adalah : jumlah pemilikan ternak, pola pemberian pakan, perkandangan, perawatan ternak, perkawinan/reproduksi dan pola pemasaran. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif non-parametrik. Hasil pengamatan menyatakan bahwa rumput lapang mendominasi komposisi botani hijauan pakan DEG di daerah dataran rendah dan sedang pada musim kemarau, akan tetapi secara kuantitatif masih kurang walaupun sebagian besar peternak sudah menambahkan pakan penguat. Tingkat pengetahuan peternak masih kurang dalam segi perawatan dan reproduksi ternak. Pemilikan pejantan DEG oleh peternak di dua lokasi penelitian masih rendah dan terdapat preferensi yang berbeda terhadap umur jual
Показать больше [+] Меньше [-]