Identification of institutions supporting ornamental farming regional development
1997
Adiyoga, W. | Koesmawardhani, O. | Suherman, R. | Soetiarso, T.A. (Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Lembang (Indonesia))
Английский. The study was aimed to examine the roles of institutions and their functions, in relation to ornamental crops development program. Rapid rural appraisal method was used for collecting data from some ornamental production centers scattered over six provinces (DKI Java, West Java, Central Java, East Java, North Sumatra and South Sulawesi). Several types of institution that had been observed were : land tenure, production system, labor, agricultural input markets, product markets, credit, governing and/or planning, research and extension, and group farming and cooperatives. The result indicated that, the development of institutions, in terms of their roles and functions was most likely influenced by the extend to which ornamental farming has been practiced as it dependable income-generating source for farmers. There was a close relationship between the existing ornamental farming technology and the demand for institutional development. Eventhough, they still needed improvement, some indicators suggest that supporting institutions in Java seem more reasonably established than those in outer Java in accelerating ornamental crops development program
Показать больше [+] Меньше [-]индонезийский. Penelitian ini diarahkan untuk mengkaji aspek kelembagaan dan kaitannya dengan program pengembangan tanaman hias. Metode pengkajian pedesaan secara cepat digunakan untuk menghimpun data dari sentra-sentra produksi tanaman hias yang tersebar di enam propinsi (DKI Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan). Berbagai jenis kelembagaan yang diamati adalah kelembagaan penguasaan lahan, sistem produksi, tenaga kerja, pasar sarana produksi, pasar hasil produksi, permodalan, ketatalaksanaan, penelitian dan penyuluhan, serta kelompok tani dan koperasi. Tingkat perkembangan kelembagaan, ditinjau dari peran dan fungsinya sangat dipengaruhi status usahatani tanaman hias sebagai cabang usaha yang dapat diandalkan di masing-masing sentra propinsi. Tampaknya terdapat hubungan yang erat antara tingkat teknologi usahatani tanaman hias dengan perkembangan tatanan kelembagaan yang ada. Walaupun tetap masih memerlukan perbaikan dan pembinaan, beberapa indikator menunjukkan bahwa kelembagaan di sentra produksi tanaman hias di Jawa menjanjikan respon dukungan yang lebih baik terhadap program pengembangan dibandingkan dengan di luar Jawa
Показать больше [+] Меньше [-]